Ibu Kota RI Pindah, Ini Catatan dari Investor Asing

News - Efrem Siregar, CNBC Indonesia
02 September 2019 16:18
Ibu kota pindah mendapat tanggapan dari investor asing

Jakarta, CNBC Indonesia - Rencana pemindahan Ibu Kota RI ke Kalimantan Timur mendapat perhatian dari kalangan pengusaha asing. Mereka terus mengikuti perkembangan terbaru pemindahan Ibu Kota.

Wakil Ketua Umum Kadin bidang Hubungan Internasional, Shinta Kamdani, mengatakan pengusaha asing tersebut menyoroti persoalan izin yang akan terjadi jika pemindahan Ibu Kota RI dilakukan. Shinta beberapa kali berkomunikasi dengan investor asing, yang menanyakan soal rencana pemindahan ibu kota.

"Investors selalu nanyanya, 'nanti gimana urusan perizinan kita?'" kata Shinta di kantor Kadin, Jakarta, Senin (2/9/2019).


Menurut Shinta, pengusaha asing ingin ada transisi yang jelas. Regulasi dan perizinan diharapkan tidak berubah banyak akibat rencana pemindahan tersebut.

"Mereka ngga masalah selama tidak menyangkut hubungan dari segi perizinan regulasi," terang Shinta.

Presiden Joko Widodo telah menetapkan lokasi ibu kota baru di Kalimantan Timur di sebagian Kabupaten Penajem Paser Utara, dan sebagian di Kutai Kartenegara. Ibu Kota RI baru ini nantinya akan menjadi pusat pemerintahan, sementara Ibu Kota Jakarta akan menjadi pusat bisnis dan ekonomi Indonesia.


Terkait kepentingan asing saat ibu kota pindah, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro sempat mengungkapkan bahwa pemerintah akan mengakomodir kepentingan dari para kedubes. Pemerintah akan meminta para kedutaan untuk pindah

"Kita akan mengakomodir, perpindahan nggak harus langsung pada tahun pertama atau kedua ibu kota beroperasi, melhat pengalaman Brasil ketika memindahkan ibu kota dari Rio de Jeneiro ke Brazilia mereka membutuhkan 15 tahun smapai kedutaan semua pindah," katanya.

Artikel Selanjutnya

Proyek Ibu Kota Baru Ditunda, Nasib Calon Investor Bagaimana?


(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading