Sebut Esemka Terkenal, Menperin Tanya Kapan Mobnas Ini Rilis

News - Efrem Siregar, CNBC Indonesia
13 August 2019 14:16
Sebut Esemka Terkenal, Menperin Tanya Kapan Mobnas Ini Rilis Foto: Mobil Esemka (detik.com/Bayu Ardi Isnanto)
Jakarta, CNBC Indonesia - Produsen mobil Esemka hadir di The Automotive Component Industri Expo 2019, gedung Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Jakarta, Selasa (13/4/2019). Komponen-komponen mobil terlihat dipajang di area pameran dan 3 stan yang disediakan.

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto sempat menyinggung keberadaan mobil Esemka saat menyampaikan sambutan di acara tersebut.

"Esemka ini agak terkenal, tinggal kita lihat barangnya. Keluarnya kapan?" kata Airlangga.



Setelah menyampaikan sambutan, Airlangga kemudian berkeliling area pameran. Ia juga mengunjungi stan PT Solo Manufaktur Kreatif, produsen dari mobil Esemka dan melihat rangka mobil yang digadang sebagai mobil nasional (mobnas) ini. 

Presiden Direktur PT Solo Manufaktur Kreatif, Edi Wirajaya, mengatakan sampai saat ini, mobil yang diproduksi bertipe pick-up. Hanya saja ia enggan membeberkan waktu peluncuran mobil tersebut.

"Nanti diekspose saat kita launching," kata Edi.

Saat ditanya apakah akan diluncurkan pada tahun ini, Edi tetap tidak mau membuka suara. Begitu juga saat ditanya perkembangan produksi mobil.

"Kita harapkan (diluncurkan akhir tahun 2019)," ucapnya.

Pada pameran tersebut, PT Solo Manufaktur Kreatif memajang sejumlah komponen mobil seperti rangka, setir, pintu, velg, dan komponen lainnya.

Secara terpisah, Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kemenperin mengatakan kementerian sedang bersinergi menjembatani hulu dan hilir agar komponen mobil Esemka merupakan komponen lokal.



"Dari engine sampai ke steering system, aksesoris, semua kan ada. Jadi kita coba jembatani. Tidak hanya Esemka tetapi yang lain aupaya mereka bisa menggunakan komponen dalam negeri," katanya.

Dalam rilis pers, PT Solo Manufaktur Kreasi mengatakan SDM atau tenaga kerja diambil dari lulusan SMK di wilayah Solo Raya dan Jawa Tengah. Manajemen mengklaim tenaga kerja mereka telah berhasil memproduksi kendaraan dengan jumlah ratusan unit sampai saat ini.


(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading