Berkat Teknologi Ini Sering Ngaret Jadi Cerita Usang

News - Yuni Astutik, CNBC Indonesia
12 August 2019 13:11
Berkat Teknologi Ini Sering Ngaret Jadi Cerita Usang
Jakarta, CNBC Indonesia- Ngaret identik dengan seseorang yang tidak tepat waktu. Parahnya, ngaret dianggap sebagai hal yang lazim, dan tidak dianggap sebagai sebuah kesalahan yang serius.

Padahal, ngaret bisa berakibat serius. Mulai dari merugikan diri sendiri apalagi orang lain. Tak hanya itu, tak jarang karena ngaret ini, ada banyak materi yang bisa terbuang. Tujuan ingin hemat malah jadi salah alamat karena kantong tidak selamat.

Contohnya, akibat mengulur waktu saat akan bersiap ke kantor, tak cukup waktu lagi untuk menumpang bis umum yang ongkosnya tak sampai RP 5 ribu. Menumpang kendaraan lain seperti taksi pasti mahal, belum lagi macet yang tak mungkin bisa tiba tepat waktu.




Untuk itu Grab Indonesia melalui kampanye #AntiNgaret bertujuan meningkatkan produktivitas masyarakat Indonesia. Dengan GrabBike, meski sudah diburu waktu, masih bisa sampai di lokasi tepat waktu. Ada 4 kemudahan yang ditawarkan dalam kampanye ini.

Pertama, 5 Juta Titik Jemput untuk penjemputan lebih akurat. Fitur ini telah disiapkan secara matang, tak heran Grab memiliki tim pemetaan khusus. Tim ini bertugas mengidentifikasi dan menciptakan titik penjemputan baru di berbagai lokasi di Indonesia.

Di Indonesia, ada lebih dari 5 juta pilihan titik penjemputan bagi pengguna Grab. Penumpang bisa memesan GrabBike lebih mudah dan bertemu dengan mitra pengemudi lebih cepat, karena dapat langsung memilih titik penjemputan dengan deskripsi lokasi yang lengkap.

Kedua, Fitur Venues yang fungsinya untuk mendapatkan panduan visual menuju titik jemput terdekat. Fitur iniuUntuk memudahkan penumpang menuju lokasi jemput, Grab menghadirkan fitur Venues dalam aplikasi Grab.

Fitur Venues ini memberikan pengguna Grab panduan visual berupa foto dan teks untuk menuju titik jemput terdekat.

Fitur ketiga ini sangat mudah digunakan dan sangat menghemat waktu pemesanan. Pengguna aplikasi Grab bisa memilih alamat lengkap serta titik jemput untuk disimpan pada aplikasi.

Nama lokasi yang tersimpan bisa disesuaikan, seperti 'Rumah', 'Kantor', 'Sekolah' dan lainnya. Lokasi-lokasi ini akan tersimpan dalam aplikasi Grab dan pelanggan hanya perlu memilih titik jemput ini pada saat melakukan pemesanan.

Terakhir, yang tak juga kalah mudahnya adalah GrabNow. Layanan ini memudahkan penumpang untuk mendapatkan mitra pengemudi yang ada di dekat mereka. Fitur ini sangat cocok digunakan ketika melakukan pemesanan di terminal atau stasiun dengan banyak armada GrabBike yang siap mengambil pesanan.



Kampanye yang diusung Grab melalui GrabBike ini memiliki jumlah armada yang memadai serta informasi mengenai estimasi waktu kedatangan mitra pengemudi saat memesan. Artinya, pengguna dapat tiba di tujuan dengan lebih cepat.

General Manager Marketing Grab Indonesia, Daniel Van Leeuwen mengatakan hal ini sejalan dengan misi baru kami untuk mendorong Indonesia maju dengan meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan menciptakan akses kepada layanan harian berkualitas tinggi dan juga aman.

"Grab juga memiliki lebih dari 90 orang tim pemetaan di Indonesia yang akan membuat perjalanan para pejuang #AntiNgaret dengan GrabBike menjadi lebih optimal," imbuhnya.


(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading