Tol Tanggul Laut Semarang-Demak Rp15 T, Kapan Selesai?

News - Muhammad Choirul Anwar, CNBC Indonesia
19 July 2019 15:30
Dalam dua tahun Semarang-Demak akan tersambung dengan tol di atas tanggul tepi laut. Foto: Ilustrasi Sejumlah pegawai dari Badan Pertahanan Nasional (BPN) melakukan pengukuran di titik nol (awal) proyek tanggul laut raksasa lanjutan National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) tahap dua di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (4/7). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Jakarta, CNBC Indonesia - Pembangunan Tol Semarang-Demak membutuhkan investasi sebesar Rp 15,3 triliun untuk pembangunan ruas sepanjang 27 Km. Pembangunan dijadwalkan berlangsung selama 2 tahun dan ditargetkan beroperasi pada 2021.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menetapkan tarif tol tersebut dipatok Rp 1.124 per Km untuk kendaraan Golongan I. Namun, angka itu masih bisa berubah seiring dengan perkembangan ketika tol tersebut sudah beroperasi.

Kepala Bidang Investasi Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR, Denny Firmansyah, menyebut bahwa Konsorsium yang dinakhodai PT PP (Persero) Tbk akan membangun kurang lebih sekitar 16,31 Km dari total keseluruhan proyek.



"Karena ada sebagian ruas jalan tol yang akan menjadi kewajiban pemerintah sepanjang 10,69 Km," ungkapnya di kantor Kementerian PUPR, Jumat (19/7/2019).

Kendati demikian, secara penuh konsesi tol ini menjadi hak PT PP selama 35 tahun mendatang. "PT PP mengoperasikan kurang lebih sekitar 27 Km panjang jalan tol," imbuhnya.

Pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak membutuhkan lahan seluas 1.887.000 meter persegi. Lahan dibagi menjadi dua seksi, yatu seksi I Kota Semarang dan Seksi II Kabupaten Demak.

Jalan tol ini diintegrasikan dengan tanggul laut di pantai utara Kota Semarang, mulai dari wilayah Kaligawe hingga Kali Sayung di Kabupaten Demak. Tanggul laut ini berfungsi untuk mengatasi banjir, rob dan penurunan (subsidence) di Semarang Utara bagian timur khususnya kawasan Kaligawe sampai Sayung.



Jalan Tol Semarang-Demak direncanakan memiliki empat simpang susun yaitu SS Kaligawe, SS Terboyo, SS Sayung dan SS Demak. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono sudah menetapkan Konsorsium PT PP (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan PT Misi Mulia Metrical sebagai pemenang lelang proyek Tol Semarang-Demak.

Penetapan itu berdasarkan surat keputusan Nomor PB.02.01-Mn/1347 perihal Penetapan Pemenang Pada Pelelangan Pengusahaan Jalan Tol Semarang-Demak yang Terintegrasi Dengan Pembangunan Tanggul Laut Kota Semarang. Surat itu diteken per 17 Juli 2019.


Artikel Selanjutnya

Tol Tanggul Laut Pantura 27 Km Lagi Dibangun, Ini Updatenya


(hoi/hoi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading