Ada Pertemuan Trump-Xi, G20 Akan Dukung Perdagangan Bebas

News - Prima Wirayani, CNBC Indonesia
26 June 2019 12:15
Ada Pertemuan Trump-Xi, G20 Akan Dukung Perdagangan Bebas
Jakarta, CNBC Indonesia - Para pemimpin negara-negara Kelompok 20 atau G20 diperkirakan akan menyerukan dukungan terhadap perdagangan bebas sebagai upaya untuk mencapai pertumbuhan global yang kuat, menurut laporan surat kabar Asahi, Rabu (26/6/2019). G20 akan mengadakan pertemuan pada akhir pekan ini di Osaka, Jepang.

Dalam sebuah rancangan komunike atau pernyataan bersama para negara anggota, G20 juga menekankan pentingnya menciptakan siklus positif di mana manfaat kuatnya pertumbuhan ekonomi terdistribusi ke seluruh negara, menurut laporan Asahi yang dikutip CNBC International.



Perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China yang telah memukul sentimen dunia usaha dan mengguncang pasar keuangan membayangi pertemuan yang diadakan Jumat hingga Sabtu itu.


Tekanan dari pemerintahan Presiden AS Donald Trump membuat G20 harus menghapuskan satu frasa yang menyerukan perlunya melawan proteksionisme dari komunike pertemuan tahun lalu di Buenos Aires, Argentina.

Ada Pertemuan Trump-Xi, G20 Akan Dukung Perdagangan BebasFoto: Para pejabat bank sentral di pertemuan G20, Jepang, Sabtu (8/6/2019). (Foto: Franck Robichon/Pool via REUTERS)

Komunike yang diteken para menteri keuangan dan pemimpin bank sentral G20 awal bulan ini juga tidak menyebutkan perlawanan terhadap proteksionisme.

Namun, beberapa negara Eropa meminta komunike pekan ini memasukkan kalimat yang menentang menyebarnya kebijakan perdagangan protektif, tulis Asahi.

Jepang, yang memimpin pertemuan G20 tahun ini, mencoba mencari jalan tengah dan rancangan komunike saat ini berisi frasa yang mendukung perdagangan bebas, menurut surat kabar tersebut.



Pertemuan G20 kali ini mendapat sorotan dari seluruh dunia sebab Trump dan Presiden China Xi Jinping dijadwalkan akan bertemu di sela-sela acara tersebut untuk membahas hubungan perdagangan kedua negara yang panas sejak setahun terakhir.

Banyak investor yakin kedua pemimpin sepertinya akan menahan pengenaan bea impor baru dan memulai lagi perundingan. Namun, bea masuk yang sudah dijatuhkan saat ini diperkirakan tidak akan dicabut. (prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading