Belajar dari Kasus Karen Agustiawan, BUMN Mulai Berbenah

News - Yanurisa Ananta, CNBC Indonesia
12 June 2019 - 14:22
Belajar dari Kasus Karen Agustiawan, BUMN Mulai Berbenah
Jakarta, CNBC Indonesia- Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) buka suara terhadap kasus hukum yang membelit eks bos PT Pertamina (Persero), Karen Agustiawan.

Karen Agustiawan divonis 8 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, kemarin lusa.

Menurut Majelis Hakim, Karen terbukti bersalah melanggar Pasal 3 juncto Pasal 18 ayat 1 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. 



Majelis Hakim dalam putusannya menyatakan tindak pidana korupsi dilakukan Karen bersama-sama dengan eks Direktur Keuangan Pertamina Ferederick S.T Siahaan, eks Manager Merger dan Akuisisi Pertamina Bayu Kristanto serta Legal Consul dan Compliance Pertamina, Genades Panjaitan. Hakim menyakini, Karen telah menyalahgunakan jabatan untuk melakukan investasi. 

Karen memutuskan melakukan investasi participating interest (PI) di Blok BMG Australia tanpa melakukan pembahasan dan kajian terlebih dulu. Selain itu, investasi tersebut tanpa adanya persetujuan dari bagian legal dan dewan komisaris PT Pertamina.

Belajar dari pengalaman Karen ini, Deputi Bidang Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno, menyatakan pihaknya sedang berbenah agar kejadian tidak berulang.

"GCG (good corporate governance-nya) dibenerin, aturan dibenerin. Ini sudah mulai, dari pengadaan dan lain-lain, jadi tanpa mengurangi transparansi dan lain-lain," jelasnya saat dijumpai di Kementerian ESDM, Rabu (12/6/2019).

Kementerian BUMN, lanjutnya, juga sudah mulai evaluasi untuk proyek-proyek pengadaan selama ini dan meminta agar dalam mencari mitra dipisahkan SOP-nya. "Ini sedang dievaluasi."

(gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading