978 Ribu Ha Lahan Hutan Produksi Disebar ke Masyarakat

News - Samuel Pablo, CNBC Indonesia
07 May 2019 13:22
Umumnya memiliki tutupan hutan yang tersisa di bawah 30 persen.
Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah akan mendistribusikan lahan hutan produksi yang sudah tidak produktif kepada masyarakat. Lahan-lahan itu akan dikonversi sebagai lahan pertanian, wisata alam dan peruntukan lainnya.

Total lahan yang akan didistribusikan ke masyarakat mencapai 978.108 hektar dan tersebar di 20 provinsi, serta umumnya memiliki tutupan hutan yang tersisa di bawah 30 persen.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya menjelaskan, saat ini pihaknya sedang melakukan penataan batas hutan. Bersama dengan Kemenko Perekonomian, KLHK sedang mengkaji mekanisme redistribusi lahan yang paling efektif.


"Nah SK [Surat Keputusan] pencadangannya sudah saya tetapkan. Mekanismenya, misalnya ada gubernur yang sudah mencadangkan 200 ribu ha atau 30 ribu ha untuk rakyatnya, ini harus jelas programnya. Harus ada proposal dari pemerintah daerah," kata Siti usai rapat koordinasi di kantor Kemenko Perekonomian, Selasa (7/5/2019).



Siti mengatakan, pemerintah menargetkan penyelesaian pedoman untuk redistribusi lahan, sekaligus penyelesaian pembahasan konsesi hutan dll dalam waktu dekat.

"Segera, jangan-jangan sebelum Lebaran," ujarnya.

978 Ribu Ha Lahan Hutan Produksi Disebar ke MasyarakatFoto: detikFoto/Lamhot Aritonang


Berikut daftar luas lahan hutan produksi di masing-masing 20 provinsi yang akan didistribusikan (dalam ha):

1. Maluku Utara 97.695
2. Kalimantan Tengah 225.436
3. Kalimantan Utara 3.901
4. Jambi 2.086
5. Bengkulu 4.777
6. Nusa Tenggara Timur 3.911
7. Sulawesi Barat 3.723
8. Maluku 160.473
9. Sumatera Selatan 45.712
10. Kalimantan Barat 42.459
11. Papua Barat 15.590
12. Kepulauan Riau 2.916
13. Gorontalo 4.886
14. Kalimantan Selatan 6.583
15. Sulawesi Tenggara 21.107
16. Papua 271.105
17. Sulawesi Tengah 15.305
18. Sumatera Barat 30.392
19. Sumatera Utara 7.974
20. Kalimantan Timur 12.017

Simak video terkait lahan di bawah ini.

[Gambas:Video CNBC]
(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading