1 April 2019, AKR Sudah Dapat Izin Jual Avtur dari ESDM?

News - Anastasia Arvirianty, CNBC Indonesia
01 April 2019 17:19
1 April 2019, AKR Sudah Dapat Izin Jual Avtur dari ESDM?
Jakarta, CNBC Indonesia- Pemerintah telah melakukan rapat dengan maskapai dan pelaku industri pada Senin (25/3/2019). Dalam notulen rapat tersebut, diketahui salah satu poinnya adalah meminta izin jual avtur AKR dapat dipercepat dan diberikan tanggal 1 April 2019 agar segera menjadi kompetitor Pertamina.

Namun, benarkah izin sudah diberikan?




Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Fanshurullah Asa menuturkan, AKR belum mendapat izin permanen untuk menjual avtur. Izin yang sudah didapatkan perusahaan adalah izin sementara yang dikeluarkan pada Oktober 2018 lalu.

Namun, lanjut Fanshurullah, belum bisa menjadi izin niaga tetap, sebab berdasarkan peraturan nomor 13/2008, apabila badan usaha BBM swasta ingin menjual avtur, harus mengajukan ke pemerintah dan Pertamina.

"Harus mengajukan ke Pertamina, kerja sama, kalau tidak bisa, nanti BPH Migas yang menentukan (lokasi AKR bisa jual avtur). Jadi prosesnya masih panjang, dia harus punya izin tetap dulu, kerja sama dengan Pertamina, kalau nanti itu sudah dicapai, barulah (bisa jualan avtur)," ujar Fanshurullah saat dijumpai di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (1/4/2019).



Sebelumnya, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman meminta agar izin jual avtur AKR dapat dipercepat dan diberikan tanggal 1 April 2019 agar segera menjadi kompetitor Pertamina.

Menanggapi hal itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyebut kenapa harus menunggu lama jika memang izin tersebut bisa dipercepat.


"Ya kenapa tidak? Kami juga maunya begitu. Kalau mereka (AKR) minta tanggal sekian, saya bilang kenapa mesti tunggu lama-lama?," kata Luhut kepada wartawan sesuai menjadi pembicara dalam Seminar bertajuk "Pengembangan Industri Sawit untuk Kemandirian Energi" di Ayana Mid Plaza, Jakarta, Rabu (27/3/2019). 

Adapun, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) memantapkan langkahnya untuk memulai bisnis avtur di tanah air. Pasalnya, perusahaan telah menandatangani perjanjian kerja sama (joint venture) dengan Perusahaan minyak bumi yang bermarkas di London, BP. 

"(Avtur) memang AKR sudah menandatangani joint venture dengan BP, saat ini kami sedang dalam tahap persiapan," kata Direktur Utama PT AKR Corporindo Haryanto Adikoesoemo, di Jakarta, Kamis (14/2/2019). 

[Gambas:Video CNBC] (gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading