Internasional

Eks Ketua Tim Kampanye Trump Dihukum 47 Bulan Penjara

News - Muhammad Iqbal, CNBC Indonesia
08 March 2019 07:55
Eks Ketua Tim Kampanye Trump Dihukum 47 Bulan Penjara
Virginia, CNBC Indonesia - Mantan Ketua Tim Kampanye Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam Pemilihan Presiden 2016, yaitu Paul Manafort, dihukum penjara 47 bulan. Manafort diketahui melakukan kejahatan pajak dan penipuan bank dalam kasus yang dilaporkan Robert Mueller, eks Penasehat Khusus Trump.

Hukuman itu disampaikan hakim federal TS Ellis di Pengadilan Distrik Virginia. Keputusan sang hakim datang sepekan sebelum sidang kedua Manafort dalam kasus lain di Pengadilan Distrik Washington DC. Kedua kasus diajukan Mueller dalam penyelidikannya terkait campur tangan Rusia dalam Pilpres AS 2016.




Manafort, yang duduk di kursi roda dan mengenakan jumpsuit penjara berwarna hijau selama persidangan, berbicara ihwal kesulitan yang dia hadapi.

"Dua tahun terakhir merupakan situasi yang paling sulit bagi keluarga saya dan saya secara pribadi," ujarnya seperti dilansir CNBC International, Jumat (8/3/2019).

Manafort telah dikukum di Pengadilan Distrik Virginia musim panas lalu terkait delapan tuduhan terkait penipuan bank, penipuan pajak, dan kegagalan dalam melaporkan rekening bank asing.

Tuduhan itu sebagian besar berkaitan dengan pekerjaan Manafort di masa lalu untuk Presiden Ukraina yang didukung Rusia ketika itu VIktor Yanukovych. 
Manafort tidak dihukum atas 10 dakwaan pidana lain dalam kasus itu seiring deadlock 12 orang juri.



Dalam nota pembelaan pekan lalu, pengacara Manafort berpendapat bahwa Manafort harus menerima hukuman "jauh di bawah" pedoman federal, yaitu 19-24 tahun. Sebab, ini adalah pelanggaran pertama Manafort dan yang bersangkutan pun telah mengakui kesalahannya atas tuduhan terpisah yang disampaikan Mueller di Pengadilan Federal Washington DC.

Di sisi lain, Trump secara konsisten dan agresif mengecam penyelidikan Mueller dan menyebutnya sebagai sesuatu yang ilegal. Kritik pedas itu telah meningkatkan kekhawatiran di antara para pembela Mueller yang menduga Trump mempertimbangkan pengampunan untuk Manafort.

"Sangat menyedihkan terkait apa yang terjadi pada Paul," ujar Trump terkait kasus yang menimpa Manafort pada November lalu. "Saya belum menawarkan pengampunan," lanjutnya.

Simak video penjelasan Trump terkait negosiasi dagang AS dengan China di bawah ini.

[Gambas:Video CNBC] (miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading