Berharta Rp 519 T, Duo Hartono Masuk Daftar Miliuner Dunia

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
06 March 2019 07:56
Berharta Rp 519 T, Duo Hartono Masuk Daftar Miliuner Dunia
Jakarta, CNBC Indonesia - Forbes, majalah bisnis dan finansial Amerika Serikat (AS) kembali merilis daftar terbaru jajaran orang terkaya di seluruh dunia atau Forbes World's Billionaires.

Sebanyak 21 orang taipan asal Indonesia masuk dalam jajaran orang terkaya versi Forbes di 2019, seperti dilansir CNBC Indonesia melalui situs resmi Forbes, Rabu (6/3/2019).

Hartono bersaudara masih menjadi 'crazy rich' nomor 1 di Indonesia, dengan total kekayaan US$37,1 miliar atau setara Rp 519,4 triliun (kurs Rp 14.000/US$).


Kekayaan Budi Hartono mencapai US$18,6 miliar, sementara saudara kandungnya Michael Hartono mencapai US$$18,5 miliar. Keduanya menempati peringkat 54 dan 56 dalam daftar orang terkaya versi Forbes.


Total kekayaan Hartono bersaudara meningkat US$2 miliar dibandingkan tahun lalu. Pada 2018 kekayaan Hartono bersaudara "hanya" mencapai US$35 miliar, namun kini bertambah menjadi US$37,1 miliar.

Dua pertiga dari kekayaan mereka dipetik dari investasi di PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), pada saat kakak beradik itu mengambil alih BCA dari keluarga Salim pada periode 1997 - 1998.

Selain itu, kekayaan mereka juga datang dari Grup Djarum, yang dirintis oleh ayah mereka dan kini dilanjutkan oleh Robert Budi Hartono. Saat ini, Djarum masih menjadi produsen rokok terbesar di bumi pertiwi.

Berharta Rp 519 T, Duo Hartono Masuk Daftar Miliuner DuniaFoto: Michael Hartono (detikcom)

Grup Djarum sendiri ekspansi besar-besaran di bisnis sektor lainnya seperti elektronik, Polytron, dan sejumlah properti. Salah satu yang mentereng, adalah Grand Indonesia dan WTC Mangga Dua.

Selain bisnis konvensional, Hartono bersaudara juga masuk ke dalam bisnis digital dengan memiliki venture capital. Melalui venture capital ini, Grup Djarum menaungi blibli.com dan kaskus.co.id.

Terkini pada November lalu, Grup Djarum telah menjadi pemegang saham mayoritas PT Daya Network Lestari, sebuah perusahaan yang mengelola jaringan ATM Alto.


Saksikan video mengenai Michael Hartono berikut ini.

[Gambas:Video CNBC]

(prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading