Internasional

AS-China Akan Teken Perjanjian Dagang pada 27 Maret?

News - Prima Wirayani, CNBC Indonesia
04 March 2019 12:30
AS-China Akan Teken Perjanjian Dagang pada 27 Maret?
Washington, CNBC Indonesia - Amerika Serikat (AS) dan China tampaknya sudah semakin dekat dengan tercapainya perjanjian dagang yang dapat membatalkan bea impor terhadap berbagai produk Negeri Tirai Bambu.

Harapan itu muncul setelah Beijing berjanji untuk melakukan perubahan struktural dan mencabut bea masuk balasan yang dikenakannya terhadap berbagai produk AS, kata seorang sumber yang mengetahui perundingan dagang kedua negara, Minggu (3/3/2019).

Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping dapat menandatangani perjanjian dagang formal dalam pertemuan tingkat tinggi sekitar tanggal 27 Maret mendatang setelah kedua negara mencapai beberapa kemajuan dalam perundingannya, Wall Street Journal (WSJ) melaporkan, Minggu, dilansir dari Reuters.


Dalam perang dagang yang berlangsung sejak tahun lalu, AS telah mengenakan bea masuk terhadap berbagai produk China senilai US$250 miliar dan telah dibalas Beijing dengan menjatuhkan bea impor terhadap barang-barang AS senilai US$110 miliar. Aksi saling balas itu mengganggu rantai pasokan manufaktur dan menurunkan ekspor pertanian Negeri Paman Sam.


Sebelumnya, beberapa pejabat pemerintahan Trump mengatakan mereka memperkirakan kedua presiden akan dapat menandatangani perjanjian dalam sebuah pertemuan di resor milik Trump, Mar-a-Lago di Florida, beberapa pekan ke depan.

Sumber itu mengatakan belum ada tanggal pertemuan yang telah ditentukan namun Beijing telah memblok waktu selama 10 hari sekitar 20 Maret untuk kemungkinan pertemuan tingkat tinggi tersebut.

WSJ melaporkan bahwa China secara tentatif telah setuju untuk menurunkan bea masuk atau melonggarkan hambatan-hambatan bagi produk-produk, seperti pertanian, kimia, dan otomotif dari AS.

AS-China Akan Teken Perjanjian Dagang pada 27 Maret?Foto: Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer, Menteri Keuangan Steven Mnuchin, Menteri Perdagangan Wilbur Ross, penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow dan penasihat perdagangan Gedung Putih Peter Navarro berpose untuk foto dengan Wakil Perdana Menteri China Liu He, wakil menteri China dan pejabat senior sebelum dimulainya Pembicaraan perdagangan AS-Cina di Gedung Putih di Washington, AS, 21 Februari 2019. (REUTERS / Joshua Roberts)

Para perunding dari China juga telah menawarkan untuk mempercepat penghapusan batas kepemilikan asing di bidang usaha mobil dan menurunkan bea impor kendaraan menjadi di bawah 15% yang saat ini berlaku, menurut laporan WSJ.

China juga akan meningkatkan pembelian produk-produk AS, termasuk pembelian gas alam senilai miliaran dolar dari Cheniere Energy Group.

Sebagai balasannya, pihak AS akan menghapuskan sebagian besar sanksi dagang yang dikenakannya kepada China tahun lalu.

Namun, beberapa perbedaan pendapat masih ada dan perjanjian itu sepertinya akan menimbulkan protes dari kedua pihak bahwa terlalu banyak hal yang diberikan.


Saksikan video perundingan dagang AS-China berikut ini.

[Gambas:Video CNBC]

(prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading