Diumumkan Prabowo, Pakar Ini Bantah Masuk Tim Ahli Capres 02!

News - Gustidha Budiartie, CNBC Indonesia
17 February 2019 - 08:55
Diumumkan Prabowo, Pakar Ini Bantah Masuk Tim Ahli Capres 02!
Jakarta, CNBC Indonesia- Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga Uno mengatakan 31 pakar ekonomi masuk dalam barisan dan siap mendukung mereka untuk debat pilpres kedua nanti malam.

Dari 31 pakar ekonomi tersebut, salah satunya tercantum nama Fabby Tumiwa sebagai pakar lingkungan hidup. Fabby selama ini dikenal sebagai Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR).



Namun, meski namanya disebut langsung oleh Prabowo dalam pidato kebangsaan Jumat lalu, Fabby membantah dirinya masuk dalam jajaran barisan pendukung kubu calon presiden nomor urut #02 tersebut.


"Sebagai intelektual dan profesional, selama ini saya memberi masukan kepada kedua paslon Capres dan tidak merasa menjadi bagian dari salah satu kubu. Sampai hari ini saya masih NON-PARTISAN (tidak menjadi bagian dari salah satu tim Capres dan partai politik). Saya menjaga independensi saya terhadap kedua Capres," ujar Fabby dalam pesan tertulisnya, Minggu (17/2/2019).

Hal serupa juga terjadi pada Surya Dharma Ketua Umum Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI). Menurut Fabby, Surya Dharma saat ini sedang menunaikan ibadah umroh. "Saya yakin yang bersangkutan kaget. Kalau ahli diminta pandangan, bukan berarti jadi bagian tim Prabowo-Sandi kan?" ujarnya.

Fabby menuturkan pada awalnya diundang untuk menjadi pembicara Seminar tentang energi yang diselenggarakan oleh Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) yg dikelola oleh Prabowo pada tanggal 14/02.

Acara ini, kata dia, lalu dibatalkan dan diganti dengan acara orasi politik Prabowo di Semarang 15/02 dimana ia diundang untuk hadir sebagai panelist. "Karena jadwalnya berubah dan saya sudah ada komitmen lain, Saya tidak bisa menghadiri undangan di Semarang tsb, walaupun nama saya masih tercantum."

Selain Fabby. ada sejumlah ahli lain yg memberikan paparan. "Selain itu Saya tidak terlibat lebih jauh lagi dengan tim BPN yg merumuskan agenda politik tim Prabowo-Sandi."

Fabby menegaskan IESR adalah lembaga think-tank, independen dan non-partisan. "Kami akan terus bekerja secara independen," tegasnya.

Saksikan video soal strategi genjot pajak Jokowi vs Prabowo di bawah ini:
[Gambas:Video CNBC] (gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading