Medco Kembali Kelola Blok Rimau, RI Kantongi Bonus Rp 56 M

News - Iswari Anggit, CNBC Indonesia
14 February 2019 19:40
Medco Kembali Kelola Blok Rimau, RI Kantongi Bonus Rp 56 M
Jakarta, CNBC Indonesia- Medco kembali kelola blok Rimau yang akan terminasi pada 2023 mendatang. Melalui PT Medco E&P Rimau, perseroan mendapat hak perpanjangan kelola blok tersebut sampai 20 tahun per 23 April 2023.

Berdasar data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), rata-rata produksi minyak blok ini mencapai 8200 barel sehari dan gas 3,6 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).




"Medco akan mulai kelola 23 April 2023, produksi nanti dipercepat. Kita berharap dari sekarang sampai akhirnya kontrak 2023 komitmen kerja pasti bisa digunakan untuk tingkatkan produksi atau cari tambahan cadangan baik di dalam maupun di luar Wilayah Kerja," ujar Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar saat menyaksikan penandatanganan perpanjangan kontrak di kantornya, Kamis (14/2/2019).

Di perpanjangan kontrak ini, Medco beralih ke skema gross split dengan porsi kepemilikan saham PT Medco E&P Rimau 95% dan Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi sebesar 5%.

Kontrak Bagi Hasil Gross Split WK Rimau ini memiliki total nilai investasi sebesar US$ 41.330.000 dan bonus tanda tangan US$ 4.000.000, dengan jangka waktu 20 tahun, yang efektif sejak tanggal 23 April 2023.

"Selamat Medco, semoga Rimau bisa ditingkatkan produksinya sesuai janji di Terms and Conditions. Medco juga diharapkan bisa jalankan semua KKP [Komitmen Kerja Pasti] sehingga blok ini bisa sesuai harapkan kita," kata Arcandra.

Arcandra berharap Medco mampu meningkatkan produktivitas, mengingat taken Kontrak Bagi Hasil Gross Split WK Rimau yang seharusnya baru terlaksana 2023, telah dipercepat saat ini. Ini merupakan salah satu langkah agar produksi WK Rimau tidak menurun.


Saksikan video 6 kontrak migas yang hijrah ke skema gross split di awal 2019 berikut:
[Gambas:Video CNBC]

(gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading