Kabar Gembira, 6 Proyek Migas Rp 4,35 T Onstream di 2018!

News - Anastasia Arvirianty, CNBC Indonesia
14 December 2018 10:25
Kabar Gembira, 6 Proyek Migas Rp 4,35 T Onstream di 2018!
Jakarta, CNBC Indonesia- Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) mencatat, ada enam proyek hulu migas baru yang ditargetkan akan beroperasi hingga akhir tahun nanti.

Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Wisnu Prabawa Taher mengatakan, keenam proyek tersebut total investasinya mencapai lebih dari US$ 300 juta atau setara Rp 4,35 triliun, dan memiliki total kapasitas produksi sebanyak 15,5 ribu BOPD dan 105 MMSCFPD.




"Proyek hulu migas ini terletak tiga di Sumatra, dua di Jawa, dan satu di Kalimantan, sedangkan berdasarkan operator, ada empat yang dimiliki oleh Pertamina dan dua oleh Medco," ujar Wisnu melalui keterangan resminya, Jumat (14/12/2018).

Merinci lebih jauh, Wisnu menjelaskan, ke enam proyek tersebut yakni:

Sumatra
1. Proyek gas: optimalisasi LP Flare SKG Musi Timur oleh PT Pertamina EP, nilai investasi pelaksanaan konstruksi (Engineering, Procurement and Construction/EPC) sebesar US$ 11,3 juta, kapasitas fasilitas produksi (fasprod) sebesar 15 mmscfpd dengan estimasi produksi puncak sebesar 15 mmscfpd, sudah onstream pada Maret 2018

2. Minyak dan gas: Block A Field Development PT Medco Blok A, investasi EPC sebesar US$ 253,7 juta, kapasitas fasprod sebesar 3.100 bopd dan 55 mmscfpd dengan estimasi produksi puncak sebesar 3.100 bopd dan 55 mmscfpd. Full scale gas di November 2018

3. Minyak: optimalisasi fasprod Lapangan Lica PT. Medco EP Indonesia, investasi EPC sebesar US$!8,5 juta, kapasitas fasprod sebesar 4.000 bopd dengan estimasi produksi puncak sebesar 3.700 bopd, dan estimasi onstream pada Desember 2018, saat ini status pekerjaan mencapai 94%.

[Gambas:Video CNBC]

Jawa
1. Gas: lapangan SP  PT PHE ONWJ, investasi EPC sebesar US$ 50,7 juta, kapasitas fasprod sebesar 30 mmscfpd dengan estimasi produksi puncak sebesar 30 mmscfpd. Sudah onstream pada Oktober 2018.

2. Minyak: Pembangunan Subsea Pipeline Lapangan Poleng PT Pertamina EP, investasi EPC sebesar US$ 16,1 juta, kapasitas fasprod sebesar 700 bopd dengan estimasi produksi puncak sebesar 700 bopd, sudah onstream pada 13 September 2018.

Kalimantan
1. Minyak dan gas: Gathering Station Nibung pengganti EPF Lapangan Bunyu PT Pertamina EP. Nilai investasi EPC sebesar US$ 7,2 juta, kapasitas fasprod sebesar 7.750 bopd dan 5 mmscfpd dengan estimasi produksi puncak sebesar 7.750 bopd dan 5 mmscfpd  sudah onstream pada November 2018. (gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading