Penantang Baru Pertamina, BP-AKR Buka 4 SPBU di RI

News - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
14 February 2019 15:14
Penantang Baru Pertamina, BP-AKR Buka 4 SPBU di RI
Jakarta, CNBC Indonesia- Perusahaan minyak bumi asal Inggris BP bermitra dengan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) memperluas bisnis perusahaan di sektor hilir. Kini kedua perusahaan telah resmi membuka empat gerai SPBU-nya di BSD, Cibubur, Jababeka dan Bintaro. 
 
SPBU tersebut bakal dioperasikan oleh PT Aneka Petroindo Raya, perusahaan joint venture BP dan AKR.


 
Presiden Direktur BP/AKR Fuels Retail Peter Molloy mengatakan selain 4 SPBU tersebut, pihaknya tahun ini akan membangun 20 SPBU baru. Namun, untuk lokasinya Ia masih belum mengelaborasi lebih lanjut, karena masih akan meninjau dari empat SPBU yang baru diluncurkan tersebut.  
 
"Saat ini masih dikaji mendalam mengenai lokasi, pasti akan mempertimbangkan dari sisi demand, ekonomis apa tidak," tutur Peter, saat acara peluncuran di Jakarta, Rabu (14/2/2019). 
 
Dalam kesempatan yang sama, Vice President of New Markets BP Downstrem Neale Smither, mengatakan, Indonesia menjadi negara yang dituju BP untuk berinvestasi di bisnis petroleum karena mempertimbangkan ekonomi Indonesia di kawasan regional pertumbuhannya paling cepat. Saat ini  BP memiliki lebih dari 18.000 unit SPBU di 20 negara di Indonesia. 
 
Untuk bersaing dengan PT Pertamina (Persero), kata dia, pihaknya bakal mengedepankan layanan menarik, seperti menyediakan fasilitas wifi, kafe hingga toilet difabel untuk menarik konsumennya. 
 
Seperti diberitakan sebelumnya, Direktur Utama PT AKR Corporindo Haryanto Adikoesoemo mengatakan, dalam 10 tahun ke depan, targetnya akan ada 350 SPBU di Indonesia. Target pembangunan SPBU masih ada di Pulau Jawa, sampai perusahaan mengalami economic of scale.

"Kami kan jual BBM non-subsidi, kalau untuk BBM non-subsidi banyaknya pengguna di Pulau Jawa karena lebih banyak kendaraan bermotornya dibanding di luar Pulau Jawa," tutur Haryanto, dalam wawancara bersama CNBC Indonesia TV, Rabu (13/2/2019).



Adapun, lanjutnya, untuk besaran investasi membangun SPBU tersebut, tergantung oleh lokasi. Jika lokasinya sewa, cenderung lebih murah dibanding beli lahan.

Tidak hanya itu, selain kerja sama dengan BP di sektor SPBU dan avtur, AKR juga telah mengakuisisi sektor lubricant/pelumas dan mengintegrasikan tim ke dalam AKR.


Haryanto menekankan, yang diakuisisi adalah daftar pelanggan dan tim dari perusahaan, jadi bukan perusahaannya.

"Jika dalam 10 tahun ke depan bisa ada 350 SPBU, tentu ini bisa berkontribusi cukup signifikan baik untuk pendapatan maupun profit," jelasnya.

Saksikan video wawancara khusus CNBC Indonesia TV bersama Bos AKR tentang target bisnis 2019
[Gambas:Video CNBC]

(gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading