Apa Kabar Kereta Cepat Jakarta-Bandung?

News - Muhammad Choirul Anwar, CNBC Indonesia
08 February 2019 14:05
Apa Kabar Kereta Cepat Jakarta-Bandung?
Jakarta, CNBC Indonesia - Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung merupakan salah satu fokus pembangunan infrastruktur pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).

Laju lambat pembangunan proyek yang sudah diresmikan Jokowi sejak 21 Januari 2016 itu dipastikan akan berjalan cepat pada tahun ini. Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) Tumiyana di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (8/2/2019).

"Target progres 55 persen," ujar Tumiyana kepada wartawan saat ditemui seusai penandatanganan nota kesepahaman dengan PT PP Tbk dan PT Sarinah (Persero). WIKA merupakan salah satu anggota konsorsium kontraktor pembangunan kereta cepat JKT-BDG.


Ia mengatakan, target itu meliputi seluruh pembangunan. Mulai dari fondasi, dudukan rel, hingga terowongan.

"Urutannya, kita kerja mulai fondasi, habis itu dudukan rel, rel lewat terowongan, terowongannya rampung rel masuk. Jadi semua dikejar," kata Tumiyana.
Apa Kabar Kereta Cepat Jakarta-Bandung?Foto: ist

Seperti dijelaskan, proyek kereta cepat JKT-BDG merupakan fokus pembangunan infrastruktur pemerintahan Jokowi-JK. Proyek itu resmi melibatkan China, setelah Jokowi menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 107 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Keputusan yang diambil memantik kontroversi. Ini lantaran sebelumnya pemerintah juga sempat memberikan sinyal bagi Jepang untuk mengerjakan proyek ambisius tersebut.

Sebagai perbandingan, Jepang menawarkan pinjaman proyek dengan jangka waktu 40 tahun berbunga hanya 0,1%/tahun dengan masa tenggang 10 tahun. Sementara itu, China menawarkan pinjaman sebesar US$ 5,5 miliar dengan jangka waktu 50 tahun dan tingkat bunga 2% per tahun.

Keterlibatan China dalam proyek itu juga kerap menjadi perhatian publik. Melalui keterangan tertulis yang diterima CNBC Indonesia, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menyampaikan sejumlah alasan, salah satunya adalah China menjadi negara yang paling banyak memiliki jalur kereta cepat dengan rute terpanjang di dunia

Direktur Utama PT KCIC, Chandra Dwiputra, menyebut, kereta cepat Jakarta-Bandung baru akan beroperasi pada 2021 mendatang. Target baru yang dipatok ini mengacu pada konsesi antara PT KCIC selaku investor dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.
Simak video terkait kereta cepat Jakarta-Bandung di bawah ini.

[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading