15 Tahun Eksis, Begini Sepak Terjang Centro Department Store

News - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
28 January 2019 19:17
15 Tahun Eksis, Begini Sepak Terjang Centro Department Store
Jakarta, CNBC Indonesia - Centro Department Store merupakan sebuah perusahaan ritel yang namanya cukup dikenal baik oleh para penggiat belanja. Ritel asal Malaysia ini pertama kali hadir di Indonesia tepatnya di Plaza Semanggi, Jakarta pada tahun 2003.

Berada dalam naungan Parkson Retail Asia, Centro terus merambah bisnisnya dengan membuka beberapa gerai di kota-kota besar yang ada di Indonesia. Di antaranya seperti Centro Discovery Shopping Mall Bali, Centro Margo City Depok, Centro Plaza Ambarrukmo Yogyakarta, Centro Mall of Indonesia, Centro Galaxy Mall Surabaya, Centro Summarecon Serpong, Centro Solo Paragon Lifestyle Mall dan Centro Solo Bintaro Jaya Xchange.

Baru-baru ini Centro juga membuka store baru Centro kedua di Pesona Square Depok pada 20 Desember 2018. Centro Pesona Square Depok merupakan store ke-16. Gerai tersebut memiliki luas 9238 meter persegi yang terdiri dari tiga lantai.


"Ya kami pada 20 Desember 2018 telah membuka gerai baru di Pesona Square Depok. Ini gerai ke-2 di Depok dan menggenapi toko ke-16 kami," kata Pelly Sianova, Senior Manager Advertising & Promotions PT Tozy Sentosa yang memiliki brand Centro di Indonesia, Senin (28/1/2019).

15 Tahun Eksis, Begini Sepak Terjang Centro Department Store Foto: Suasana retail "CENTRO' yang telah tutup di Plaza Semanggi (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)


Dia menuturkan bahwa Centro menfasilitasi pengunjung dengan berbagai kemudahan dan barang-barang yang dibutuhkan. Di antaranya seperti apparel ladies, man, kids, cosmetics & fragrance, shoes & bags, sport & unisex.

Centro juga memperluas dan mengakomodir kebutuhan target market Centro yang ada di berbagai wilayah. Meski begitu, baru-baru ini Centro Department Department Store memutuskan untuk tidak lagi melanjutkan sewanya di Plaza Semanggi.

Keputusan ini tak banyak yang tahu dan terkesan mendadak. Centro sengaja tidak memperpanjang kontrak sewa dan telah berakhir sejak 31 Desember 2018 lalu.

Adapun beberapa penyebab mengapa ritel yang sudah 15 tahun tahun hadir Plaza Semanggi itu tutup. Salah satunya adalah karena jumlah traffic yang menurun dan aksesbilitas yang selalu berubah.

"15 tahun kami (Centro Department Store) bagus dan berjaya sekarang belum tentu. Dan customer juga sudah berubah. Buat kita buka tutup toko bukan hal mudah," ujar Pelly.

Dia menuturkan bahwa berbeda dari yang dulu-dulu, Plaza Semanggi sebelumnya adalah menjadi tujuan orang berbelanja namun karena banyaknya mal disekitar Plaza Semanggi sehingga minat masyarakat sedikit turun.

Terkait penutupan ini Pelly mengungkapkan bahwa pihaknya tidak melakukan pemutusan hubungan kerja pada karyawannya. Mereka diberi pilihan untuk tetap bekerja di Centro gerai lainnya atau berhenti.

"Jadi terkait penutupan ini kami tidak melakukan pemutusan. Karyawan sudah tahu dan memberi pilihan. Mereka maunya gimana mau lanjut atau gimana," kata Pelly.

Di luar dari itu, langkah yang diambil Centro ini adalah semata untuk memperkuat lini bisnisnya. Centro tetap melakukan berbagai pengembangan dan ekspansi di berbagai daerah di Indonesia kedepannya.

15 Tahun Eksis, Begini Sepak Terjang Centro Department Store Foto: CENTRO (centro.co.id)



(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading