Internasional

Mengintip Gaji Anggota DPR di AS

News - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
16 January 2019 16:10
Mengintip Gaji Anggota DPR di AS
Jakarta, CNBC Indonesia - Penutupan sebagian pemerintah Amerika Serikat (AS) atau government shutdown yang telah dimulai sejak 22 Desember 2018 lalu telah menjadi yang terpanjang dalam sejarah Negeri Paman Sam.

Akibat dari penutupan itu ratusan ribu pegawai federal diminta bekerja tanpa upah atau dipaksa cuti. Tetapi, anggota Kongresnya justru masih digaji.



Seperti dilaporkan The Washington Times, yang dikutip CNBC International, dalam undang-undang Konstitusi yang dipakai dalam penutupan pemerintah AS sebelumnya bahwa dalam "Pasal I, Bagian 6 Konstitusi AS memungkinkan anggota parlemen untuk tetap menerima gaji mereka, meskipun pemerintah federal ditutup karena ketidakmampuan mereka untuk mencapai kesepakatan."


Berikut jumlah gaji yang diterima Kongres.

Kongres telah menerima gaji tahunan sejak 1855, ketika mereka dibayar US$3.000 (sekitar Rp 42,4 juta) per tahun. Saat ini, "kompensasi untuk sebagian besar Senator, Perwakilan, Delegasi, dan Komisaris Perwakilan dari Puerto Riko adalah US$174.000," menurut laporan Layanan Penelitian Kongres (CRS), dengan beberapa pengecualian.

Mereka juga menerima tunjangan pensiun dan kesehatan serta beberapa tunjangan lainnya.

Segini Gaji yang Diterima Kongres saat Pemerintah AS TutupFoto: Demo Karyawan Federal AS. (Reuters/Carlo Barria)

Berikut ini rincian gaji tahunan anggota, pejabat, dan pejabat tinggi DPR. Jumlah gaji ini belum naik sejak 2009, mengutip CRS.

Ketua DPR: US$ 223.500 (Rp 3,2 miliar)
Pemimpin mayoritas dan minoritas: US$ 193.400 (Rp 2,7 miliar)
Semua perwakilan lainnya (termasuk delegasi dan komisioner penduduk dari Puerto Riko): US$ 174.000 (Rp 2,4 miliar)
Kepala kantor administrasi: US$ 172.500 (Rp 2,4 miliar)
Pelayan DPR: US$ 172.500 (Rp 2,4 miliar)
Petugas keamanan bersenjata: US$ 172.500 (Rp 2,4 miliar)
Pendeta: US$ 172.500 (Rp 2,4 miliar)
Penasihat legislatif: US$ 172.500 (Rp 2,4 miliar)
Penasihat revisi hukum: US$ 172.500 (Rp 2,4 miliar)
Parlemen: US$ 172.500 (Rp 2,4 miliar)
Inspektur Jenderal: US$ 172.500 (Rp 2,4 miliar)
Direktorat, urusan antar-parlemen: US$ 172.500 (Rp 2,4 miliar)
Penasihat umum untuk DPR: US$ 172.500 (Rp 2,4 miliar)


Berikut ini rincian gaji tahunan anggota, pejabat, dan pejabat Senat:

Presiden pro tempore: US$ 193.400 (Rp 2,7 miliar)
Pemimpin mayoritas dan minoritas: US$ 193.400 (Rp 2,7 miliar)
Semua senator lainnya: US$ 174.000 (Rp 2,4 miliar)
Sekretaris Senat: US$ 172.500 (Rp 2,4 miliar)
Pengawas dan penjaga pintu: US$ 172.500 (Rp 2,4 miliar)
Pengacara legislatif: US$ 172.500 (Rp 2,4 miliar)
Pengacara legal: US$ 172.500 (Rp 2,4 miliar)
Parlemen: US$ 172.315 (Rp 2,4 miliar)
Pendeta: US$ 160.787 (Rp 2,3 miliar)

Tidak semua anggota Kongres menerima bayaran selama penutupan. Lebih dari 70 mengatakan mereka menolak gaji mereka saat kebuntuan berlanjut, CNN melaporkan, termasuk Senator Elizabeth Warren, D-Mass.

Pada 1 Januari dia memposting di Twitternya bahwa dia akan menyumbangkan gajinya ke HIAS, sebuah organisasi nirlaba yang membantu para pengungsi.



Sementara itu, Perwakilan Republik Dan Crenshaw dari Texas memposting di Twitternya pada 10 Januari bahwa ia tidak bisa "dengan hati nurani yang baik dibayar sementara masa depan keuangan karyawan federal tidak jelas karena shutdown pemerintah parsial ini. Saya telah meminta Kepala Staf Administrasi untuk menahan gaji saya sampai kami mencapai kesepakatan untuk mendanai keamanan perbatasan secara memadai," jelasnya.


(prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading