Tiket Pesawat Melonjak, Kemenhub Panggil Asosiasi Maskapai

News - Donald Banjarnahor, CNBC Indonesia
11 January 2019 19:05
Tiket Pesawat Melonjak, Kemenhub Panggil Asosiasi Maskapai Foto: Airbus A330-800 (REUTERS/Regis Duvignau)
Jakarta, CNBC Indonesia - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengadakan pertemuan dengan Indonesia National Air Carriers Association (INACA) untuk melakukan konfirmasi terkait tarif tiket penerbangan yang dikeluhkan beberapa pihak sangat mahal.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub Hengki Angkasawan mengatakan, dalam pertemuan tersebut Kemenhub diwakili oleh Direktur Angkutan Udara Maria Kristi Endah Murni.

"Melalui pertemuan ini, Kemenhub menegaskan bahwa tarif maskapai yang berlaku masih sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 14 Tahun 2016 tentang Mekanisme Formulasi Perhitungan dan Penetapan Tarif Batas Atas dan Tarif Batas Bawah Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri," ujar Hengki dalam siaran pers, Jumat (11/1/2019).


Menurut Hengki, penetapan tarif batas atas dan bawah sebenarnya sudah dilakukan sosialisasi kepada masyarakat. Hengki berharap, dengan adanya kejadian ini masyarakat bisa lebih memahami penetapan tarif batas atas dan bawah yang berlaku.

"Seperti yang tadi dikemukakan oleh Maria Kristi bahwa Kemenhub sudah melakukan sosialisasi terkait penetapan tarif batas atas dan tarif batas bawah kepada masyarakat dengan membuat banner mengenai informasi tarif dan pada website pun juga sudah tertera. Tarif maskapai penerbangan yang saat ini berlaku pun masih sesuai dengan penetapan tarif itu," tukas Hengki.

"Kemenhub juga telah meminta kepada INACA untuk turut komunikasi-kan kebijakan tarif kepada masyarakat sehingga masyarakat benar-benar memahami bahwa tarif yang diberlakukan masih dalam batas ketentuan yang ditetapkan pemerintah," tambahnya.

Hengki menuturkan, bahwa Direktur Angkutan Udara telah menyampaikan kepada Ketua INACA bahwa Kemenhub akan menindak tegas apabila menemukan tarif maskapai penerbangan yang tidak sesuai dengan penetapan tarif yang berlaku.  Hal ini bertujuan untuk memberi kemudahan masyarakat dalam menggunakan transportasi khususnya pesawat.

"Kami akan berupaya penuh untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menggunakan pesawat demi terpenuhi keselamatan, keamanan dan kenyamanan penumpang serta menunjang konektivitas negeri," ujar Hengki. 

Ketua INACA Askhara Danadiputra juga menegaskan bahwa penetapan tarif yang diberlakukan telah sesuai dengan aturan tarif batas atas dan tarif batas bawah. Maskapai penerbangan pun banyak memberikan berbagai harga tiket khusus bagi masyarakat.

"Seluruh maskapai telah menerapkan tarif penerbangan yang masih dalam koridor aturan tarif batas atas dan tarif batas bawah. Kebijakan tarif oleh maskapai selalu berpihak kepada masyarakat termasuk adanya pemberian harga khusus untuk veteran dan lansia," ujarnya. (dob/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading