Tangani Bencana Alam, Prabowo akan Bentuk Kementerian Khusus

News - Donald Banjarnahor, CNBC Indonesia
09 January 2019 14:36
Negara-negara di dunia yang wilayahnya rawan bencana telah memiliki kementerian khusus yang menangani masalah tersebut.
Jakarta, CNBC Indonesia - Calon Presiden nomer urut 02, Prabowo Subianto berencana akan membentuk kementerian baru yang khusus menangani masalah bencana alam jika dirinya terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia pada Pemilu 2019 mendatang.

Ide dan gagasan tersebut muncul lantaran beberapa wilayah di Indonesia masuk kedalam wilayah rawan bencana. Karena itu, dibutuhkanlah lembaga khusus yang menangani masalah tersebut. Apalagi negara-negara di dunia yang wilayahnya rawan bencana telah memiliki kementerian khusus yang menangani masalah tersebut.

"Kita sedang berfikir kearah situ (membentuk kementerian khusus menangani bencana alam), karena banyak negara yang punya badan khusus seperti itu, saya kira kita sedang berfikir seperti itu, karena kawasan kita seperti ini (rawan bencana) jadi kita harus siap," kata Prabowo saat mengunjungi tenda pengungsian korban tsunami, gempa dan likuifaksi di Desa Mpanau, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, dalam siaran pers, Rabu (9/1/2018)


Capres yang berpasangan dengan Sandiaga Salahuddin Uno itu menjelaskan, karena beberapa daerah di Indonesia masuk kedalam wilayah rawan bencana, maka pemerintah Indonesia harus berfikir panjang untuk menyiapkan sarana dan sumber daya siap siaga menghadapi bencana alam tersebut. Sehingga, proses pencegahan dan penanganan bencana bisa berjalan dengan baik dan cepat.

"Kita tinggal di suatu kawasan yang harus siap menghadapi bencana, karena itu tentunya kita harus berfikir jauh kedepan kita harus menyiapkan sarana dan sumber daya kita supaya kita lebih siap menghadapi bencana dan bisa cepat membantu rakyat," tutup Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu.

Prabowo Subianto hadir ke beberapa wilayah di Provinsi Sulteng seperti Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Donggala dalam rangka menjalankan misi dan tugas kemanusiaan untuk berdialog dan bersilahturahmi secara langsung dengan para korban bencana alam gempa, tsunami dan likuifaksi yang terjadi beberapa waktu lalu.

Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Tengah, Longki Djanggola menjelaskan bahwa dalam kegiatannya di Provinsi Sulteng ini tidak ada agenda kampanye yang dilakukan oleh Prabowo Subianto. Prabowo juga akan mengunjungi lokasi pengungsian korban bencana alam untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikannya tepat sasaran dan bermanfaat bagi para korban.

"Beliau mengunjungi atas apa yang beliau perintahkan untuk membangun di daerah Sigi. Dan saat ini bantuan itu sudah di manfaatkan oleh masyarakat. Dan tentu saja kunjungan beliau juga akan bertemu bersilahturahmi dengan tokoh-tokoh masyarakat, tokoh-tokoh agama yang ada di sini, jadi tidak ada acara acara kampanye beliau selama kunjungannya di sini," tutur Longki.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada masyarakat Sulawesi Tengah yang telah menyambutnya dengan baik. Ia juga menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada para keluarga korban yang terkena musibah bencana alam beberapa waktu lalu.

"Terimakasih atas sambutan yang demikian meriah, kesempatan ini dalam kunjungan saya kesini saya pakai untuk menyampaikan rasa turut berduka cita dan berbela sungkawa atas musibah yang di alami beberapa waktu lalu," ungkap Prabowo.

"Semoga para korban yang meninggal dunia diterima disisi tuhan yang maha esa, dan ditempatkan di tempat yang terbaik dan yang ditinggalkan diberikan kekuatan untuk meneruskan tugas dan kewajiban di dunia ini," tutur Prabowo.

Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu menjelaskan bahwa pasca beberapa hari terjadi bencana alam di Palu, Sigi, dan Donggala, dirinya menahan diri untuk berkunjung ke lokasi bencana. Sebab, ia ingin memberikan kesempatan kepada pihak pihak yang berwenang untuk menjalankan tugasnya di lokasi bencana. Karena itu ia menugaskan kepada seluruh kader Partai Gerindra untuk ikut membantu para korban bencana alam yang ada di Palu, Sigi dan Donggala.

"Saya waktu itu memang menahan diri untuk tidak datang, saya paham karena pimpinan daerah sangat kesulitan, jadi kalau banyak tokoh dari jakarta itu datang pasti akan mengganggu yang ada di sini (Palu), jadi saya fokuskan bahwa dimana dalam kapasitas saya yang terbatas untuk mengirimkan bantuan. Minimal kita melakukan partisipasi sebagai bentuk setia kawan. Dan hari ini saya mau cek apakah bantuan saya sudah sampai," tandas Capres nomer urut 02 itu.

[Gambas:Video CNBC]



(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading