Internasional

Trump tak Segan Ikut Campur Kasus Penahanan CFO Huawei

News - Wangi Sinintya Mangkuto, CNBC Indonesia
12 December 2018 11:59
Trump tak Segan Ikut Campur Kasus Penahanan CFO Huawei
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump hari Selasa (11/12/2018) mengatakan akan campur tangan dalam kasus yang ditangani Departemen Kehakiman terkait penahanan pimpinan perusahaan telekomunikasi China.

Ia akan melakukannya jika langkah itu penting bagi keamanan nasional serta dapat membantu tercapainya kesepakatan perdagangan dengan Beijing.



"Jika saya pikir itu baik untuk negara, jika saya pikir itu baik untuk apa yang akan menjadi kesepakatan perdagangan terbesar yang pernah dibuat, yang merupakan hal yang sangat penting, apa yang baik untuk keamanan nasional, saya pasti akan campur tangan jika saya pikir itu perlu," kata Trump dalam wawancara dengan Reuters di Oval Office, dilansir dari CNBC International.


Atas permintaan otoritas Negeri Paman Sam, Chief Financial Officer (CFO) Huawei Technologies Meng Wanzhou ditangkap awal bulan ini di Vancouver, Kanada, atas tuduhan melanggar sanksi AS terhadap Iran.

Penangkapan itu terjadi pada hari yang sama ketika Trump dan Presiden China Xi Jinping mengumumkan gencatan senjata 90 hari dalam perang dagang mereka dalam pertemuan G20 di Buenos Aires, Argentina.

Trump, yang menginginkan China membuka pasarnya untuk produk buatan Amerika dan menghentikan apa yang disebut Washington sebagai pencurian kekayaan intelektual, mengatakan dia belum berbicara dengan Xi tentang kasus direktur Huawei itu.

Trump tak Segan Ikut Campur Kasus Penahanan CFO HuaweiFoto: CFO Global Huawei Meng Wanzhou (Foto: REUTERS/Alexander Bibik)

Meng, 46, menghadapi tuduhan telah menyesatkan bank multinasional tentang kendali Huawei atas sebuah perusahaan yang beroperasi di Iran. Tindakan itu membuat bank berisiko melanggar sanksi AS dan terancam hukuman berat, menurut dokumen pengadilan.

Jika diekstradisi ke Amerika Serikat, Meng akan menghadapi tuduhan konspirasi menipu beberapa lembaga keuangan. Pengadilan Kanada pada hari Selasa memberikan penangguhan penahanan dengan pembayaran sejumlah jaminan kepada Meng sembari menunggu sidang ekstradisi.

Trump, yang telah menjatuhkan sanksi terhadap Iran atas program nuklirnya sebagai bagian dari kebijakan luar negerinya, ditanya apakah Meng bisa dibebaskan.

"Yah, mungkin saja banyak hal yang berbeda bisa terjadi. Mungkin juga itu akan menjadi bagian dari negosiasi. Tetapi kami akan berbicara dengan Departemen Kehakiman, kami akan berbicara dengan mereka, kami akan melibatkan banyak orang," katanya.

Trump tak Segan Ikut Campur Kasus Penahanan CFO HuaweiFoto: Reuters

Ketika ditanya, apakah ia ingin Meng diekstradisi ke Amerika Serikat, Trump mengatakan ia ingin terlebih dahulu melihat apa permintaan China. Dia menambahkan, bagaimanapun, bahwa dugaan praktik Huawei tersebut meresahkan.

"Ini adalah masalah besar yang kami hadapi dalam banyak cara dengan banyak perusahaan dari China dan dari tempat lain," katanya.

Setelah pertemuannya dengan Xi di Buenos Aires, Trump mengatakan selama wawancara bahwa pembicaraan perdagangan dengan Beijing sedang berlangsung melalui telepon, dengan lebih banyak kemungkinan pertemuan antara para pejabat AS dan China.



Dia mengatakan, pemerintah China sekali lagi membeli kedelai dalam jumlah besar, sebuah pembalikan setelah China pada bulan Juli lalu memberlakukan tarif atas pasokan minyak AS sebagai balas dendam atas bea masuk AS atas barang-barang China.

"Saya baru saja mendengar hari ini, bahwa mereka membeli kedelai dalam jumlah besar. Mereka mulai, baru mulai sekarang," kata Trump.

Namun, pedagang komoditas di Chicago mengatakan mereka tidak melihat bukti kembalinya pembelian kedelai oleh China, yang tahun lalu membeli sekitar 60% dari ekspor kedelai AS dalam transaksi senilai lebih dari US$12 miliar (Rp 175,3 triliun).


(prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading