Hampir 3 Tahun Ditahan, Bos Huawei Akhirnya Dibebaskan

News - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
25 September 2021 15:00
Kepala keuangan Huawei Meng Wanzhou. (AP/DARRYL DYCK)

Jakarta, CNBC Indonesia - CFO Huawei Meng Wanzhou akan dibebaskan dan diizinkan kembali ke China, keputusan ini setelah terjadi kesepakatan dengan pemerintah Amerika Serikat setelah tuduhan penipuan.

Putri pendiri perusahaan teknologi China, ditangkap di Kanada pada Desember 2018 ketika AS berusaha mengekstradisi dia atas tuduhan penipuan bank.

Penangkapan ini membuat pihak berwenang China menahan pengusaha Kanada Michael Spavor dan mantan diplomat Michael Kovrig. Pihak China pun telah berulang kali membantah bahwa kasus-kasus itu terkait dengan Meng.


Dilansir dari CNBC International, pada Jumat malam (24/9/2021) Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengumumkan bahwa kedua pria itu telah dibebaskan dan sedang dalam perjalanan pulang dari China.

Saat itu, Meng mengakui tidak bersalah atas tuduhan yang dilayangkan padanya. Meski demikian, bagian dari perjanjian menyebutkan Meng tetap bertanggung jawab atas peran utamanya dalam skema melakukan penipuan pada lembaga keuangan global. Hal ini ditegaskan oleh pejabat Jaksa AS untuk Distrik Timur New York Nicole Boeckmann dalam sebuah pernyataan.

Menurut Boeckmann, Meng mengaku telah membuat "multiple material misrepresentasi" ketika CFO Huawei tentang bisnis perusahaan di Iran, dalam percakapan dengan eksekutif senior sebuah lembaga keuangan. Pemerintah mengklaim dia melakukan hal tersebut untuk melanjutkan hubungan bisnis Huawei dengan perusahaan. Boeckmann mengatakan pengakuan itu menegaskan tuduhan inti terhadap Meng.

Sebuah laporan media juga mengaitkan HSBC yang berbasis di Hong Kong dengan kasus tersebut. Meski demikian, bank tersebut sebelumnya mengatakan bahwa Departemen Kehakiman AS telah mengkonfirmasi bahwa pihaknya tidak sedang diselidiki dalam kasus tersebut.

Terkait hal ini, Juru Bicara Huawei masih menolak berkomentar. Dalam kesempatan berbeda, seorang pengacara yang mewakili Meng mengatakan dia senang dengan kesepakatan itu.

"Dia tidak mengaku bersalah dan kami sepenuhnya berharap dakwaan akan diberhentikan dengan prasangka setelah 14 bulan," kata pengacara William W. Taylor III. "Sekarang, dia akan bebas kembali ke rumah untuk berkumpul dengan keluarganya."

Dalam konferensi pers Jumat malam, Trudeau mengatakan Kovrig dan Spavor telah melalui cobaan berat. Pada Agustus, China telah menghukum Spavor 11 tahun penjara atas tuduhan mata-mata. Kovrig belum dijatuhi hukuman sebelum dibebaskan.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

'Kiamat' PNS Telah Mendekat, Ini Buktinya!


(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading