Apartemen 'Nempel' Stasiun Kurangi Perjalanan tak Perlu?

News - Muhammad Choirul Anwar, CNBC Indonesia
10 December 2018 14:32
Apartemen 'Nempel' Stasiun Kurangi Perjalanan tak Perlu?
Tangerang Selatan, CNBC Indonesia - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyambut positif pembangunan tiga apartemen 'nempel' stasiun oleh tiga perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Menurutnya, langkah ini menjadi salah satu solusi mengatasi persoalan transportasi di Jabodetabek.

"TOD adalah satu konsep bagi perkotaan, jadi kalau kita sudah mengembangkan TOD di titik-titik stasiun atau terminal itu berarti sudah lebih advanced menyikapi tata ruang perkotaan," ujar Budi Karya, Senin (10/12/2018).

Dengan tren pembangunan hunian 'nempel' stasiun, lanjut BKS, perjalanan-perjalanan yang tidak perlu dapat direduksi. Dia menjelaskan, di satu titik saja, misalnya, jika ada pembangunan 4.000 unit hunian, secara matematis sederhana dapat dihitung dampak pengurangan terhadap perjalanan tidak perlu.


"Berarti ada 4.000 perjalanan atau 4.000 kali 4 perjalanan sama dengan 16.000 di satu titik. Jadi ini efisien sekali. Belum lagi kalau fungsi-fungsi komersial juga ada di sana, fungsi pendidikan di sekitar situ," tandasnya.

Seiring dengan itu, menurutnya membuat suatu angkutan transportasi massal perlu juga diikuti mengalokasi lokasi pemukiman padat di titik-titik sekitarnya. Dengan demikian, di satu sisi transportasi massal menyediakan banyak kuota, di sisi lain pergerakan warga juga dapat terhitung.

Selanjutnya, Kemenhub juga akan melakukan pembenahan terhadap sejumlah stasiun. Ini tidak lepas dari upaya mewadahi potensi bertambahnya penumpang yang memanfaatkan stasiun.

"Nah memang kita harus lakukan reengineering fungsinya, besarannya, flownya kita perbaiki. Di masa mendatang pola yang kita lakukan di Manggarai dan ke timur itu kita sesuaikan dengan kapasitas, sedangkan yang menuju BSD nanti kita akan lakukan perbaikan-perbaikan bersama," urai dia.

[Gambas:Video CNBC]

(roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading