Rusdi Kirana Bisa Batal Beli Pesawat, Ini Respons Boeing

News - Prima Wirayani, CNBC Indonesia
06 December 2018 13:01
Rusdi Kirana Bisa Batal Beli Pesawat, Ini Respons Boeing
Jakarta, CNBC Indonesia - Pendiri Lion Air, Rusdi Kirana, dikabarkan tengah menyiapkan dokumen pembatalan pembelian pesawat dari The Boeing Company. Total nilai pembelian yang bisa dibatalkan mencapai US$ 22 miliar atau Rp 134 triliun (kurs Rp 14.300/US$). 

Hal itu diberitakan oleh Bloomberg, Rabu (5/12/2018). Di dalam artikel itu, Rusdi Kirana juga menyatakan merasa dikhianati oleh Boeing.

"Saya merasa dikhianati," ujar Rusdi Kirana melalui telepon, dikutip dari Bloomberg, Kamis (6/12/2018).


"Saya menyiapkan dokumen untuk mengajukan pembatalan. Semuanya masih dalam pertimbangan sekarang," kata dia.



Menyusul hal itu, Boeing menyatakan tidak akan berkomentar mengenai hal spesifik terkait dengan pelanggan mereka.

Boeing juga menyatakan selalu mendukung penuh Lion saat melewati masa-masa sulit ini, serta tetap berbagi informasi secara reguler dengan maskapai berlogo Kepala Singa itu.

"Kami mendukung pelanggan setia kami melalui waktu yang sangat sulit ini. Kami tidak akan berkomentar mengenai hal spesifik terkait pelanggan, namun kami tetap berhubungan erat dan berbagi informasi secara reguler, " ujar Paul Lewis, media contact dari Boeing di kawasan Asia Pasifik, melalui email ke CNBC Indonesia.

Sumber Reuters sebelumnya juga mengungkap bahwa Rusdi Kirana sangat marah dengan Boeing. Sumber itu mengatakan Rusdi Kirana sangat marah atas apa yang dia anggap sebagai upaya Boeing untuk mengalihkan perhatian dari perubahan desain dan menyalahkan Lion Air atas kecelakaan penerbangan JT-610. 

Seperti diketahui, Boeing 737 Max 8 yang digunakan Lion Air pada penerbangan JT-610 mengalami kecelakaan pada 29 Oktober 2018 dan menewaskan 189 orang. 

Rusdi Kirana Bisa Batal Beli Pesawat, Ini Respons BoeingFoto: infografis/Sejarah Lion Air Bersama Boeing/Aristya Rahadian Krisabella
(ray)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading