Internasional

Wapres AS: Bea Impor tak Akan Berhenti sampai China Tunduk

News - Prima Wirayani, CNBC Indonesia
19 November 2018 07:27
Wapres AS: Bea Impor tak Akan Berhenti sampai China Tunduk
Port Moresby, CNBC Indonesia - Amerika Serikat (AS) tidak akan mundur dari perseteruan perdagangannya dengan China dan bahkan mungkin akan menggandakan bea impornya, kecuali China menuruti permintaan AS, kata Wakil Presiden Mike Pence, Sabtu (17/11/2018).

Dalam pidatonya yang blak-blakan di pertemuan tingkat tinggi Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) di Papua Nugini, Pence terusĀ mengintimidasi China dalam hal perdagangan dan keamanan di wilayah tersebut.



"Kami telah mengambil langkah tegas untuk mengatasi ketidakseimbangan (perdagangan) kami dengan China," kata Pence, dilansir dari Reuters. "Kami mengenakan tarif impor terhadap barang-barang China senilai US$200 miliar, dan kami dapat menggandakan lagi nilai tersebut.


"Amerika Serikat tidak akan mengubah arah kebijakan kami hingga China mengubah caranya."

Peringatan keras itu sepertinya bukanlah kabar yang senang diterima pasar keuangan yang telah berharap ketegangan antara kedua negara mengendur jelang pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di KTT G20 di Argentina akhir bulan ini. Pasar telah berharap pada sinyal yang dilontarkan Trump bahwa kedua negara bisa jadi akan menyepakati perjanjian dagang dalam pertemuan tersebut.

Wapres AS: Bea Impor tak Akan Berhenti sampai China TundukFoto: Wakil Presiden AS Mike Pence saat Berbicara di KTT APEC 2018 (Fazry Ismail/Pool via REUTERS)
Peringatan Pence hari Sabtu itu bertolak belakang dengan pernyataan Trump hari Jumat yang mengatakan ia mungkin tidak mengenakan tarif impor tambahan setelah China mengirim daftar kebijakan yang diambil untuk menyelesaikan perang dagang.

Trump sebelumnya telah mendesak China untuk menurunkan surplus perdagangannya dengan AS dan menghentikan pencurian kekayaan intelektual yang dilakukan perusahaan-perusahaan Negeri Tirai Bambu tersebut. Kedua negara telah saling mengenakan bea impor terhadap berbagai produk senilai ratusan miliar dolar sejak awal tahun ini.

"China telah mendapat keuntungan dari Amerika Serikat selama bertahun-tahun. Masa-masa itu telah berakhir," kata Pence.



Beberapa menit sebelumnya, Xi telah berbicara panjang lebar mengenai perlunya perdagangan bebas di kawasan itu. Ia juga menyebut proteksionisme adalah pendekatan jangka pendek yang "dikutuk untuk gagal".

"Sejarah telah menunjukkan bahwa konfrontasi, apakah itu berbentuk Perang Dingin, perang panas, atau perang dagang tidak akan menghasilkan pemenang," ujar sang presiden. (prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading