OSS Bakal Diserahkan ke BKPM, Tapi...

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
14 November 2018 09:37
OSS Bakal Diserahkan ke BKPM, Tapi...
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memastikan layanan perizinan berusaha terintegrasi elektronik (OSS) cepat atau lambat akan diberikan kepada Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) selaku otoritas berwenang.

Namun, pengoperasian layanan OSS akan kembali dimatangkan, sebelum diserahkan sepenuhnya kepada otoritas investasi, sesuai dengan yang tercantum dalam Peraturan Pemerintah (PP) 24/2018 tentang OSS.

"OSS secara implisit sudah pasti ke BPKM. Tapi kami ingin serahkan ke sana betul-betul operasionalnya stabil," kata Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso di Jakarta, Rabu (14/11/2018).




Susiwijono menjelaskan, saat ini Kemenko Perekonomian sedang mematangkan sistem terbaru dari aplikasi OSS. Sistem itu diklaim bakal jauh lebih mengoptimalkan pelayanan perizinanan secara online.

"Sekarang versi eksisting itu 1.0. Tapi kami sudah evaluasi. [...] Kami simpulkan harus ada perubahan yang mendasar. Kenapa perlu ada versi 1.1? ada penyesuaian secure data base, proses bisnis, dan layering," kata Susiwijono.

"Misalnya, sekarang ada izin A itu tergantung parameternya. Misalnya kapasitas sekian, yang boleh pemerintah pusat, kapasitas sekian ke pemerintah daerah. Komplikasinya tinggi. Kami desain lagi," lanjutnya.

Pengembangan sistem tersebut saat ini sedang dikebut, dan diharapkan bisa selesai sebelum akhir tahun. Susiwjono memastikan layanan OSS cepat atau lambat akan dikembalika ke otoritas investasi.

"Kami janji Desember selesai versi yang ideal, terbaru, baru kami kasih. Yang dikasih operasional sistemnya. Ini kami kejar terus," ujar Susiwijono.

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading