Demi IMF-WB Annual Meeting, Pemerintah Tertibkan 222 Kapal

News - ara, CNBC Indonesia
20 August 2018 17:16
Dari 222 kapal yang beroperasi dan bersandar di Pelabuhan Perikanan Benoa, sebagian merupakan kapal eks asing yang tidak beroperasi.
Jakarta, CNBC Indonesia -- Pemerintah bakal melakukan penertiban terhadap ratusan kapal ikan yang beroperasi di Pelabuhan Perikanan Benoa, Bali. Hal tersebut bertujuan untuk menyukseskan pelaksanaan IMF-World Bank Annual Meeting 2018.

Hari ini, Senin (20/8/2018), Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman menggelar rapat tentang masalah itu. Nampak hadir perwakilan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Kementerian Perhubungan.

Usai rapat, Deputi III Kemenko Kemaritiman Ridwan Djamaluddin mengungkapkan penertiban itu akan selesai sebelum gelaran IMF-World Bank Annual Meeting pada Oktober 2018.


"Menurut data ada 222 kapal di Pelabuhan Perikanan Benoa. Kita mau rapi sebelum acara itu," ujar Ridwan.

Ia menyebutkan, pemerintah juga belajar dari kejadian pada Juli 2018. Pada saat itu, kebakaran melanda Pelabuhan Perikanan Benoa sehingga menghanguskan 43 kapal sekaligus.

"Kita mau lebih aman," kata Ridwan.

Ia menyebut, dari 222 kapal yang beroperasi dan bersandar di Pelabuhan Perikanan Benoa, sebagian merupakan kapal eks asing yang tidak beroperasi.

"Kita lakukan supaya pelabuhannya aman dan lebih rapi," ujar Ridwan.
(miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading