Internasional

Efek Perang Dagang, Trump Ikut Boikot Harley Davidson

News - Bernhart Farras, CNBC Indonesia
13 August 2018 12:51
Efek Perang Dagang, Trump Ikut Boikot Harley Davidson
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendukung boikot terhadap pabrikan motor besar, Harley Davidson, pada hari Minggu (12/8/2018). Langkah itu adalah serangan terbaru dalam perselisihan antara Harley dan Trump soal bea masuk baja.

Produsen sepeda motor yang berbasis di Wisconsin, AS, tersebut pada awal tahun ini mengumumkan rencana memindahkan produksi sepeda motor untuk Uni Eropa dari Amerika Serikat ke luar negeri demi menghindari bea masuk yang dikenakan oleh Eropa. Tarif impor itu dikenakan Uni Eropa sebagai pembalasan atas bea masuk Trump terhadap impor baja dan aluminium dari kawasan tersebut.


Trump mengritik Harley Davidson, menyerukan pengenaan pajak yang lebih tinggi dan ditargetkan serta mengancam akan menarik produsen asing ke Amerika Serikat untuk meningkatkan persaingan, Reuters melaporkan.


"Banyak pemilik @harleydavidson yang berencana untuk memboikot perusahaan jika produksi dipindahkan ke luar negeri. Bagus! Banyak perusahaan lain yang akan datang ke kami, termasuk kompetitor Harley. Sebuah langkah yang sangat buruk! AS segera memiliki level persaingan yang seimbang, atau bahkan lebih baik," tulis Trump dalam cuitan Twitter.

Harley Davidson berulang kali menolak untuk memberikan komentar terhadap pernyataan Trump selama perselisihan. Perusahaan tidak dapat segera dihubungi untuk memberikan komentar pada hari Minggu.

Harley Davidson memprediksikan bea masuk Uni Eropa (EU) akan membebani perusahaan sebesar US$30 juta (Rp 438,8 miliar) sampai US$45 juta untuk sepanjang sisa tahun 2018 dan US$90 juta hingga US$100 juta setiap tahunnya.

Pabrikan sepeda motor yang berbasis di luar AS antara lain Honda Motor, Yamaha Corp, BMW, dan Ducati. (prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading