Ini Alasan Pemerintah dan AP II Bangun Bandara Soetta II

News - Tito Bosnia, CNBC Indonesia
11 August 2018 13:35
Ini Alasan Pemerintah dan AP II Bangun Bandara Soetta II
Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah bersama dengan PT Angkasa Pura II (Persero) berencana untuk membangun bandar udara Internasional Soekarno-Hatta II dengan nilai investasi lebih dari Rp 100 triliun. Rencananya pembangunan bandara baru tersebut rampung pada 2024 mendatang.

Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan tingginya pertumbuhan traffic penumpang di bandara Soetta saat ini menjadi penyebab utama pemerintah untuk mendorong AP II membangun bandara baru tersebut.

Diperkirakan pada 5 tahun mendatang traffic penumpang bandar Soetta mencapai 100 juta orang. Pada 2017, trafik penumpang diperkirakan mencapai 63 juta penumpang.


"Kalau secara tahunan dari 2016 ke 2017 kapasitas Soetta tumbuhnya 13% jadi 63 juta dan tahun ini diperkirakan 67 juta. Laporan kapasitas yang terpenuhi hanya 61 juta. Kalau growth nya itu 10% nan kapasitasnya kan tambah paling enggak hampir 80 juta dan solusinya harus bangun Soetta di tempat lain," ujar Rini di Kantor Pusat AP II, Tangerang, Sabtu (11/8/18).

Sementara itu, Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin menambahkan penambahan kapasitas penumpang di terminal II serta pembangunan terminal IV yang baru diperkirakan masih belum bisa memenuhi meningkatkanya pertumbuhan penumpang di bandara Soetta kedepannya.

Setidaknya, ada tiga hal yang saat ini sedang dilakukan AP II untuk melakukan tahap proses pembangunan Bandara Soetta II tersebut. Pertama ialah pengkajian teknikal pembangunan bandara, kedua ruang udara penerbangan yang harus diatur dan dikonfirmasi.

"Yang ketiga itu ada aspek environmental, jadi kami akan kaji-kaji dulu aspek-aspek lingkungannya. Kami harus sampai aspek yang aman bagi ruang udara ya lalu kemudian akses utama ke bandara tersebut, harus ada transportasi massalnya," tambah Awal.

Diperkirakan luas dari bandara tersebut mencapai lebih dari 2.000 hektar dengan pembuatan konstruksi diatas tanah dan juga perairan (lewat reklamasi) di antara tiga titik lokasi bandara yang saat ini masih dalam proses pengkajian. (hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading