Wah, Sebentar Lagi Listrik Panel Surya Bisa Dijual ke PLN!

News - Anastasia Arvirianty, CNBC Indonesia
02 August 2018 13:05
Wah, Sebentar Lagi Listrik Panel Surya Bisa Dijual ke PLN!
Jakarta, CNBC Indonesia- Menteri Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) Ignasius Jonan mengatakan, dalam satu atau dua minggu lagi peraturan terkait penggunaan rooftop solar panel (atap panel surya) akan dikeluarkan dan akan disosialisasikan secara besar-besaran.

"Dalam satu atau dua minggu ini peraturannya pasti keluar dan kami akan sosialisasikan secara besar-besaran," ujar Jonan kepada CNBC Indonesia saat dijumpai di kantornya, di Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (31/7/2018).




Lebih lanjut, ia menceritakan, Presiden Joko Widodo pernah menugaskan dirinya untuk mencoba membuat peraturan tentang solar panel. Skema atap panel surya ini nantinya, pemerintah akan izinkan semua pelanggan PLN, di luar pelanggan industri, untuk memasang rooftop solar panel sendiri.

"Totalnya itu 2/3 atau 70% kalau ga salah, itu boleh pasang atap sendiri. Nanti dia jual beli listriknya ke PLN. Kalau siang kan tidak pakai lampu karena orangnya pergi, tidak pakai AC dan lainnya juga, nah ketika ini listriknya dijual ke PLN. Lalu waktu malam dia beli lagi listriknya ke PLN," terangnya.

"Diatur tata kelola harganya sehingga memenuhi komitmen bauran energi, dan masyarakat bisa investasi semua, bisa jual beli listrik bisa hemat sehingga ke depan tidak perlu ada program 35 ribu MW lagi, mungkin jadi 10 ribu MW saja, karena sisanya kan orang pasang rooftop, ini akan bagus sekali lho," tambah Jonan.
 
Ia mengakui memang butuh biaya tidak sedikit untuk memasang panel surya tersebut. Ia mengakui memang butuh biaya tidak sedikit untuk memasang panel surya tersebut. Ia sendiri memasang panel surya menghabiskan uang sampai Rp 200 juta. Kendati demikian, hal itu bisa diakali dengan kerja sama dengan perusahaan, yang nanti akan memberikan penawaran angsuran.

"Mungkin kalau dikeluarkan peraturan ini, masyarakat yang tidak mampu untuk langsung bayar Rp 100-200 juta untuk pasang, tapi nanti bisa dikolaborasikan dengan banyak perusahaan yang nanti menawarkan, 'Mau tidak saya pasangin, Anda tidak perlu bayar, tapi Anda mengangsur dari penghematan Anda' nah itu kan bisa begitu," tuturnya Jonan.

Penghematan ini ia rasakan begitu dia membayar tagihan listriknya, bisa hemat Rp 2 juta sampai Rp 3 juta per bulan. Sehingga setahun bisa hemat Rp 30 juta - Rp 40 juta.


Sebelumnya, Jonan pernah bercerita soal tagihan listrik rumahnya yang turun drastis. Di hadapan Komisi VII DPR RI, Jonan mengungkap rahasianya. Ternyata, tagihannya jauh lebih murah karena menggunakan panel surya. 

"Rumah saya, baik rumah pribadi dan dinas itu dipasangi panel surya. Biasanya saya membayar tagihan bisa sampai Rp 4-5 juta, hitunglah rumah pribadi 15,4 kwp, nah sekarang dengan panel surya turun jadi Rp 1 juta saja," cerita Jonan dalam rapat dengan pendapat dengan Komisi VII DPR, di Jakarta, Kamis (19/7/2018).

(gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading