AirAsia Akan IPO Unit Usaha di Thailand

News - Prima Wirayani, CNBC Indonesia
20 July 2018 19:31
Hal tersebut dilakukan perusahaan sebagai upaya restrukturisasi grup holding AirAsia Group Bhd, kata CEO Tony Fernandes.
Singapura, CNBC Indonesia - Maskapai berbiaya rendah yang mengoperasikan rute jarak jauh, AirAsia X, akan melepas ke publik sebagian saham unit usahanya di Thailand "dalam waktu dekat". Hal tersebut dilakukan perusahaan sebagai upaya restrukturisasi grup holding AirAsia Group Bhd, kata CEO Tony Fernandes hari Jumat (20/7/2018).

Dalam rangkaian cuitannya di media sosial Twitter setelah AirAsia X mengumumkan pemesanan 100 pesawat Airbus A330neo berbadan lebar senilai US$30 miliar, Fernandes juga mengatakan maskapai asal Malaysia itu akan melaporkan "luka" di kuartal kedua dan ketiga. Hal itu disebabkan oleh langkah perusahaan yang membatalkan beberapa rute dan hubungan kerja sama bisnis yang tidak efektif demi memusatkan perhatian pada model bisnis yang lebih berkelanjutan.


AirAsia X hanya akan memfokuskan diri di negara-negara yang mampu didominasinya, seperti Jepang, Korea Selatan, Australia, China, dan India. Selain itu, maskapai akan menghapus rute-rute yang tidak tumbuh secara frekuensi maupun negara," ujarnya tanpa menyebutkan lebih lanjut rute mana yang dimaksud, dilansir dari The Star.


Hari Kamis, Fernandes mengatakan unit bisnis di Thailand akan meluncurkan rute baru dari Bangkok ke Praha, Wina, dan Stockholm setelah dua pesawat sewaan tiba di April tahun depan.

AirAsia X melaporkan laba yang meningkat empat kali lipat menjadi US$ 10,2 juta di kuartal pertama. AirAsia X Malaysia dan Thailand juga mencetak keuntungan sementara unitnya di Indonesia masih merugi.

Fernandes juga mengatakan AirAsia X akan melakukan restrukturisasi grup meskipun tidak menjelaskan lebih lanjut.

Inisiatif lainnya adalah menjalankan strategi dua hub di Indonesia, yaitu di Bali dan Jakarta, serta memperbaiki sistem pengelolaan pendapatan AirAsia X yang berbeda dari AirAsia.
(dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading