Indonesia Bisa Rebut Pasar Vape Malaysia

News - Rivi Satrianegara, CNBC Indonesia
18 July 2018 16:30
Setelah secara resmi mendapat legalitas produsen cairan atau likuid vape di Indonesia siap untuk mengembangkan pasarnya ke luar negeri.
Jakarta, CNBC Indonesia - Setelah secara resmi mendapat legalitas produsen cairan atau likuid vape di Indonesia siap untuk mengembangkan pasarnya ke luar negeri. Produsen likuid vape yakin kualitas produk dari Indonesia mampu bersaing di pasar internasional.

Ketua Umum Asosiasi Produsen E-Liquid Mikro Denny Syarifa mengatakan pasar potensial untuk menjual likuid vape tidak berbeda jauh dengan negara tetangga, Malaysia. Dia mengaku siap untuk merebut pasar likuid vape Malaysia dengan telah resminya produk likuid vape saat ini.

"Kami yakin karena produksi [likuid vape] malaysia di Indonesia sendiri kalah, tinggal itu dibalik, market [internasional] yang sudah ada, seharusnya kita menang," tutur Denny di Kantor Ditjen Bea dan Cukai, Rabu (18/7/2018).


Denny pun berani memastikan, kualitas atas likuid vape Indonesia lebih baik dari Malaysia. Maka dari itu, menurutnya akan mudah untuk bersaing. Adapun pasar yang diproykesi dapat menyerap likuid vape Indonesia adalah negara-negara Eropa, Amerika Tengah, serta Timur Tengah.

Untuk perusahaannya saja, Denny memperkirakan permintaan atas produk miliknya saat ini mencapai 3 juta di Eropa. Sedangkan untuk negara-negara Amerika Tengah sekitar 5.000 hingga 10.000 botol per bulan. Ke depan dia optimis permintaan bisa terus meningkat, bahkan mencapai 200 juta botol per bulan.

Saat ini, Malaysia berada jauh di depan Indonesia dalam urusan ekspor likuid vape. Sebab, Denny mengatakan proses dokumentasi impor dan ekspor di sana lebih mudah.

"Mereka juga sudah lebih lama, ketersediaan bahan baku mereka sudah lebih dulu. Lalu memang pemerintahannya tidak mendukung secara langsung, tapi tidak ada stigma tertentu yang menyudutkan [penggunaan vape]. Jadi di sana iklim lebih sehat," jelas Denny.

(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading