Merpati Airlines Tunggu Datangnya Malaikat Penyelamat

News - Gita Rossiana, CNBC Indonesia
16 July 2018 14:38
Merpati Airlines Tunggu Datangnya Malaikat Penyelamat
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) mengungkapkan saat ini ada investor yang tertarik masuk menjadi penyelamat maskapai PT Merpati Nusantara Airlines.

Direktur Utama PPA Henry Sihotang mengatakan investor tersebut menyiapkan uang yang nilainya cukup besar untuk dapat menghidupkan kembali Merpati.

"Sementara ini angkanya cukup besar, apakah [investasi] itu terjadi [atau tidak]. makanya kita ga sebut dulu karena masih dalam pembahasan pastinya cukup besar," jelasnya di Gedung DPR, Senin (16/7/2018).


Adapun Merpati saat ini tengah menghadapi tuntutan utang sekitar Rp 10 triliun dari para kreditur.

Lalu, apakah investor penyelamat itu akan menyuntikkan dana Rp 10 triliun ke Merpati?


"Kalau inject, kita sedang diskusi. Bahwa dia [calon investor] kan minta yang hutang [Rp 10 triliun] ini dikonversi jadi pemegang saham. Setelah dikonversi, dia masuk," jelas| Henry.

Lebih lanjut, dia menjelaskan utang dari kreditur akan dikonversi seperti setoran modal yang mengakibatkan saham pemerintah terdilusi.

Kemudian, investor baru masuk dan menyebabkan saham pemerintah kembali terdilusi.

"Jadi, nanti yang mayoritas investor, eks kreditur ini minoritas, dan pemegang saham lama tinggal kecil. Kalau memang ini terjadi, potensi [Merpati aktif] masih ada, tapi apakah akan ini terjadi kita lihat lah. Kan, UU membatasi sampai 270 hari atau November tanggal 3."

Batas hingga November itu merupakan tenggat dari proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU). Saat ini, yang bisa dilakukan oleh kementerian BUMN adalah menunggu proses PKPU berakhir dan menanti persetujuan proposal dari para kreditur.

"Iya masih bisa jalan atau tidak, bisa lebih awal atau enggak. Sampai nanti diputus kita harus lapor ke DPR apakah mereka sepakat karena ini kan milik negara," jelas Henry. (ray/ray)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading