Malaysia Minta Macau Tangkap Buronan Skandal 1MDB Jho Low

News - Ester Christine Natalia, CNBC Indonesia
10 July 2018 20:12
Jho Low diidentifikasi oleh para penyelidik Malaysia dan Amerika Serikat (AS) sebagai sosok kunci dari skandal pencucian uang 1MDB senilai miliaran dolar.
Kuala Lumpur, CNBC Indonesia - Kepolisian Malaysia pada hari Selasa (10/7/2018) berkata mereka telah meminta otoritas Macau untuk menahan pengusaha Malaysia Low Taek Jho yang mereka yakini menghindar agar tidak tertangkap di Hong Kong dan kabur dengan ferry ke pulau terdekat.

Low, atau lebih dikenal dengan sebutan Jho Low, diidentifikasi oleh para penyelidik Malaysia dan Amerika Serikat (AS) sebagai sosok kunci dari skandal pencucian uang 1Malaysia Development Berhad (1MDB) senilai miliaran dolar.

Jaksa AS menduga US$4,5 miliar (Rp 64,5 triliun) telah disalahgunakan dari 1MDB oleh para elit pejabat dan rekanannya. Kementerian Kehakiman AS telah mengajukan beberapa gugatan untuk mengklaim sekitar $1,7 miliar aset yang diyakini dicuri dari 1MDB, termasuk lukisan Picasso, perhiasan dan kapal pesiar senilai $265 juta.


Dalam upaya untuk menangkap Low, kepolisian Malaysia juga mengajukan red notice Interpol untuk meminta bantuan dari Uni Emirat Arab, Indonesia, India, Myanmar, China dan Hong Kong, kata Inspektur Jenderal Mohamad Fuzi Harun seperti dikutip oleh pemberitaan kantor berita nasional Bernama yang dilansir dari Reuters.

Fuzi berkata permintaah tersebut juga dibuat ke Taiwan melalui saluran diplomatik.

"Sebelum ini, kami sudah mengerahkan sebuah tim ke Hong Kong untuk mengejar dan menangkap Jho Low setelah diberi petunjuk oleh otoritas setempat. Namun, buronan itu kabur ke Macau lewat jalur laut ketika tim tiba," kata Fuzi.

"Sekarang, kami harus menunggu respon dari Macau untuk mengejar dan menangkap Jho Low."

Polisi peradilan Macau mengatakan mereka sudah menerima permintaan dari Malaysia, memverifikasi kontennya, "dan akan menyediakan informasi seperti yang diminta oleh negara itu secepatnya".

Pekan lalu, Departemen Imigrasi Malaysia berkata membatalkan paspor Low pada tanggal 15 Juni atas permintaan Komisi Anti Korupsi Malaysia demi membantu investigasi skandal 1MDB, kata Bernama.
(dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading