Cerita Baru Muamalat: Dari BJ Habibie ke Ilham Habibie

News - Raydion Subiantoro, CNBC Indonesia
28 June 2018 17:10
Cerita Baru Muamalat: Dari BJ Habibie ke Ilham Habibie
Jakarta, CNBC Indonesia - Berpuluh-puluh tahun lalu, tepatnya pada 6 Desember 1990, Presiden Suharto menabuh bedug penanda dimulainya kongres pertama Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI).

Kongres itu sekaligus juga mengangkat Bacharuddin Jusuf Habibie sebagai Ketua ICMI yang pertama. Tidak heran, karena BJ Habibie merupakan salah satu tokoh pendiri ICMI.

Adapun ICMI kemudian berkembang menjadi organisasi yang besar, dan ikut berperan dalam melahirkan praktik ekonomi syariah pertama di Indonesia.


Berkolaborasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI), ICMI kemudian menggagas berdirinya bank syariah yang kemudian juga didukung oleh Pemerintah RI, di mana ini merupakan cikal bakal dari terbentuknya Bank Muamalat.

Bank Muamalat resmi beroperasi pada 1 Mei 1992, atau dalam kalender Islam pada 27 Syawal 1412 H.

Seperti diketahui, selain sebagai Ketua ICMI kita juga mengenal BJ Habibie sebagai seorang teknokrat yang ahli di bidang aviasi. Dia pernah menjadi Menteri Riset dan Teknologi yang membidani pesawat nasional N 250 Gatot Kaca.

Karir BJ Habibie pun semain naik, dia pernah menjadi Wakil Presiden dan kemudian yang tertinggi adalah sebagai Presiden RI ke-3.

Kini, Habibie sudah beristirahat dari hiruk pikuk birokrasi, dan mungkin juga sudah tidak sesering menyentuh industri aviasi dibandingkan masa mudanya dulu. Namun, dia melahirkan satu klan Habibie yang mengikuti jejaknya di dunia aviasi: Ilham Habibie.

Ilham Habibie adalah putra pertama dari BJ Habibie yang tengah memproduksi puluhan pesawat nasional dengan nama R80 di bawah bendera PT Regio Aviasi Industri. Pesawat-pesawat itu sudah dipesan oleh maskapai dan berbagai pihak lainnya.

Ilham jelas berada di puncak industri pesawat terbang nasional, karena belum ada perusahaan lain yang bermain di sektor ini.

Dan kemudian, tahun bagai berulang kembali bagi keluarga Habibie. Ilham kini juga bersinggungan dengan Bank Muamalat, yang digagas oleh ayahnya.

Pada hari ini, Ilham diangkat menjadi Komisaris Utama Bank Muamalat dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar di perusahaan.

Seakan-akan, llham kini bertugas untuk menjaga warisan Sang Ayah untuk tetap dapat mempertahankan keberlangsungan bisnisnya. Seperti kita tahu, Bank Muamalat kini tengah mencari investor baru yang dapat menyuntikkan dana Rp 11 triliun.

Tugas Ilham Habibie memang tidak mudah, bahkan bisa dibilang lebih berat dari BJ Habibie. Mendirikan perusahaan memang terasa lebih ringan jika dibandingkan dengan saat kita menjalankan atau mempertahankan perusahaan itu.

Profil Ilham Habibie

Ilham Habibie lahir di Aachen, Jerman 16 Mei 1963. Dalam situs Bank Muamalat, diceritakan Ilham Habibie memperoleh gelar Diploma Ingenieur dari Technisce Universitat Munchen pada tahun 1987 dengan predikat Cum Laude. Gelar Doktor Ingenieur didapatnya dari Technisce Universitat Munchen pada tahun 1994 dengan predikat Summa Cum Laude. Serta gelar MBA yang diperolehnya dari Graduate School of Business University of Chichago pada tahun 2003.

Ia menjabat sebagai Chairman di PT Orbit Ventura Indonesia, sebagai Komisaris Independen pada PT Inter Media Capital Tbk, sebagai Chairman PT Industri Mineral Indonesia, sebagai Komisaris PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk, sebagai Chairman PT Ilthabi.

Ilham juga turut aktif dalam organisasi diantaranya ICMI sebagai Vice Chairman, ICC Indonesia sebagai President, Masyarakat Ekonomi Syariah sebagai Member of Board of Trustees, The International Islamic Forum for Science, Technology and Human Resources Development (IIFTIHAR), sebagai Secretary General.

Selain itu Ilham mendapat beberapa penghargaan diantaranya Satyalancana Wira Karya, Adikarsa Pemuda pada tahun 1997 dari Republik Indonesia, AFEO Honorary Fellow (ASEAN Federation of Engineering Organization) pada tahun 2009.


(ray/dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading