Internasional

IMF Setujui Program Bantuan Rp 705,9 T untuk Argentina

News - Ester Christine Natalia, CNBC Indonesia
21 June 2018 09:29
IMF Setujui Program Bantuan Rp 705,9 T untuk Argentina
Washington, CNBC Indonesia - Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) pada hari Rabu (20/6/2018) secara resmi menyetujui paket bantuan senilai US$50 miliar atau setara dengan Rp 705,9 triliun yang ditujukan untuk membantu Argentina menghadapi inflasi, defisit anggaran dan pelemahan nilai tukar mata uangnya.

Dewan eksekutif lembaga itu menyetujui kesepakatan yang Argentina lakukan dengan pada staf IMF awal bulan ini.

Argentina berencana untuk menarik $15 miliar dari program bantuan itu di tahap pertama, setengahnya akan digunakan untuk menopang anggara. Sementara sisa dana $35 miliar akan digunakan untuk "berjaga-jaga", menurut IMF.


Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde memuji rencana Argentina untuk mereformasi perekonomian. Namun, dia bersikeras keputusan itu dibuat di Buenos Aires dan diberikan oleh lembaga yang berbasis di Washington ini.

"Persetujuan hari ini adalah bukti nyata dari kepercayaan komunitas internasional terhadap dorongan reformasi Argentina dan mendukung rencana perekonomian pemerintah yang disokong lembaga," katanya kepada para reporter hari Rabu, dilansir dari AFP.

"Ini adalah rencana yang didesain dan dimiliki otoritas Argentina, memperhitungkan situasi domestik mereka. Ini diarahkan untuk memperkuat perekonomian demi keuntungan semua warga Argentina."

Protes di jalanan yang vokal dan ancaman serangan buruh menyambut keputusan Presiden Argentina Mauricio Macri untuk mencari pendanaan IMF.

Pasalnya, Argentina memiliki sejarah pahit dengan pemberi pinjaman krisis global itu. Banyak warga Argentina menilai lembaga itu memberlakukan persyaratan berat yang memperparah krisis ekonomi 17 tahun lalu.

Lagarde berkata lembaga itu melakukan pendekatan terhadap gubahan Buenos Aires dengan "kerendahan hati dan perhatian yang besar ke situasi domestik seluruh rakyat Argentina."

IMF mengatakan gubahan siaga itu akan menopang upaya Buenos Aires membuat utang publik berkelanjutan, mengurangi keperluany pendanaan dan mengatasi inflasi sementara memperkuat independensi bank sentral.

"Yang paling penting, rencana ini termasuk langkah-langkah untuk melindungi masyarakat paling rentan dengan mempertahankan belanja sosial, dan jika kondisi sosial memburuk, dengan menyediakan ruang belanja lebih besar di perlindungan sosial Argentina," menurut pernyataannya.

Khususnya, Argentina akan kembali bergabung dengan indeks "negara berkembang" yang diawasi ketat oleh MSCI di New York, penyedia informasi keuangan untuk investor institusional guna membangun portfolio ekuitas mereka.


(roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading