Pedagang: Harga Daging Ayam Naik, Bisa Sampai Rp 60.000/Kg

News - Ratelia Nabila, CNBC Indonesia
15 May 2018 18:09
Harga bahan pangan naik menjelang bulan puasa, termasuk harga daging ayam di pasar tradisional.
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga daging ayam naik cukup signifikan di pasar tradisional menjelang bulan puasa.

Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia di Pasar Senen Jaya, Jakarta, kenaikan hingga kini mencapai Rp 5.000/kg sejak Januari 2018.

Ade, salah satu pedagang ayam di Pasar Senen mengaku kenaikan harga ayam yang dijualnya dipicu karena distributor sudah menaikkan harga.


"Untuk ayam utuh broiler dijual Rp 35.000/kg, untuk dada fillet dijual Rp 55.000/kg. Untuk dua bagian ayam tersebut naik Rp 5.000/kg, kecuali untuk paha naik Rp 7.000/kg menjadi Rp 52.000/kg," jelasnya.

Dia mengatakan kenaikan harga ini memang membuat pembeli sepi, namun mau tidak mau harga harus naik karena harus menyesuaikan dengan harga di tingkat distributor.

"Ayam saat ini masih sulit laku karena harganya naik. Tapi kalau dari pihak kita tidak naik maka akan sulit untuk mendapat untung. Harga biasanya kami sesuaikan sesuai kondisi seperti sekarang jelang Ramadhan. Kalau Lebaran bisa lebih, bisa mencapai Rp 60.000/kg," ujar Ibu Ade.


Sementara itu, pedagang lain bernama Lili mengatakan sebetulnya dia ingin mematok harga daging ayam utuh mencapai Rp 60.000/kg.

"Ayam masih sepi penjualannya, mungkin besok bulan puasa saya harap lebih ramai cuma puasa kan biasannya orang makan cuma dua kali sehari jadi saya belum bisa memastikan permintaan akan naik tinggi atau tidak. Awalnya saya ingin mematok harga Rp 60.000/kg untuk ayam utuh dan Rp 58.000 /kg untuk fillet dada, namun akhirnya saya mengkuti harga pedagang lainnya," ujar Lili, pedagang lain di Pasar Senen.


(ray/ray)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading