Lion Air Beli 190 Mesin Pesawat Rp 66,15 Triliun

News - Raydion Subiantoro, CNBC Indonesia
23 March 2018 11:32
Kesepakatan awal pembelian mesin pesawat ini dilakukan pada Singapore Airshow 2016.
Jakarta, CNBC Indonesia - Maskapai penguasa pasar domestik RI, Lion Air Group, membeli mesin pesawat senilai US$ 4,9 miliar atau sekitar Rp 66,15 triliun dari CFM Internasional. Mesin pesawat itu untuk digunakan pada 190 unit pesawat Airbus A320neo dan A321neo.

Adapun CFM Internasional merupakan perusahaan gabungan antara GE Aviation (General Electric Group) dan Snecma/Safram.  

Kesepakatan awal pembelian mesin pesawat ini dilakukan pada Singapore Airshow 2016, artinya butuh sekitar dua tahun bagi kedua pihak untuk membahas transaksi jual-beli ini. 


Seremonial realisasi kesepakatan ini rencananya dihelat pada Kamis, 29 Maret 2018, yang akan dihadiri oleh Menteri Perhubungan RI, Duta Besar AS untuk Indonesia, Duta Besar Prancis untuk Indonesia, serta pemilik Lion Air Group Rusdi Kirana yang juga merupakan Duta Besar Indonesia untuk Malaysia. 


Lion Air Group saat ini memiliki sejumlah maskapai antara lain Lion Air, Batik Air, Wings Air, Thai Lion Air (Thailand) dan Malindo Air (Malaysia). Perseroan mengoperasikan sejumlah pesawat di antaranya Boeing 737-900ER, Boeing 737-800NG, Boeing 747-400, Airbus A320, ATR 72 500/600, Boeing 737 MAX 8 dan MAX 9. 

Tahun ini, perseroan menambah 36 unit pesawat untuk dioperasikan.
(ray/ray)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading