Apa Kabar Whistleblower Skandal Data FB, Christopher Wylie?

News - Prima Wirayani, CNBC Indonesia
22 March 2018 14:24
Apa Kabar Whistleblower Skandal Data FB, Christopher Wylie?
Jakarta, CNBC Indonesia - Kasus penyalahgunaan data 50 juta pengguna media sosial Facebook tidak akan terungkap akhir pekan lalu, bila Christopher Wylie tidak berbicara kepada media Inggris, Observer.

"Kami menggunakan Facebook untuk mengumpulkan profil jutaan orang. Dan membangun model yang dapat mengeksploitasi apa yang kami ketahui tentang mereka dan menargetkan kebencian dalam hati mereka. Itu adalah dasar dari mengapa perusahaan ini [Cambridge Analytica] dibangun," ujar sang whistleblower kepada Observer yang dikutip AFP.

Cambridge Analytica adalah perusahaan konsultan politik yang berbasis di London, Inggris, yang bekerja untuk Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump selama masa kampanye pemilihan presiden (pilpres) tahun 2016 lalu.


Wylie bekerja dengan psikolog Universitas Cambridge Aleksandr Kogan dan ikut membantu mendirikan Cambridge Analytica. Ia bekerja di perusahaan itu hingga tahun 2014.

Aplikasi buatan Kogan, yang diberi nama thisisyourdigitallife, menawarkan tes prediksi kepribadian dan menjelaskan dirinya di Facebook sebagai sebuah aplikasi riset yang digunakan para psikolog.

Sekitar 270.000 orang mengunduh aplikasi itu dan secara otomatis membuka akses informasi, seperti kota tempat mereka tinggal dan konten yang baru saja mereka "like", untuk Kogan. Teman-teman para pengguna tersebut juga ikut diambil datanya.

Facebook kemudian men-suspend akun Cambridge Analytica, Kogan, Wylie, termasuk juga akun organisasi induk Cambridge Analytica, Strategic Communication Laboratories.

Lalu, ke mana harus mencari Wylie di dunia maya?

Wylie kini ternyata beralih dan mulai aktif di Twitter. Menurut informasi di bio akunnya, @chrisincilico, akun itu dibuat bulan Oktober 2016. Namun, cuitan pertama Wylie tercatat diunggah tanggal 17 Maret 2018, setelah skandal itu mencuat ke permukaan lewat pemberitaan surat kabar AS The New York Times dan koran Inggris Observer.

Hingga Kamis (22/3/2018) siang waktu Jakarta, akun Twitter Wylie telah memiliki lebih dari 73.400 pengikut atau follower.

"Mari...," begitu bunyi cuitan pertama Wylie.
Apa Kabar Whistleblower Skandal Data FB, Christopher Wylie?Foto: Twitter
Ia kemudian me-retweet beberapa cuitan yang menyertakan tautan berita mengenai penyalahgunaan data Facebook itu, termasuk laporan New York Times dan foto halaman depan Observer yang memuat wajahnya.
Apa Kabar Whistleblower Skandal Data FB, Christopher Wylie?Foto: Twitter
Wylie juga mengunggah foto laman akun Facebook-nya yang telah di-suspend.

"Di-suspend oleh @facebook. Karena membuka rahasia. Tentang sesuatu yang telah diam-diam mereka ketahui selama dua tahun," tulisnya.
Apa Kabar Whistleblower Skandal Data FB, Christopher Wylie?Foto: Twitter
Akun Instagram, yang telah diakuisisi Facebook, milik Wylie juga ditutup.
Apa Kabar Whistleblower Skandal Data FB, Christopher Wylie?Foto: Twitter
Facebook mengaku telah mengetahui penyalahgunaan data itu pada tahun 2015 lalu, namun pihaknya tidak mengungkapkan hal itu kepada publik sampai akhir pekan lalu ketika laporan mengenai pemanfaatan data oleh badan riset politik asal Inggris itu diberitakan oleh koran Inggris, The Observer, dan juga oleh The New York Times.

Hal itu disampaikan oleh CEO Facebook Mark Zuckerberg dalam pernyataan di akunnya hari Rabu (21/3/2018) setelah bungkam sejak akhir pekan lalu.

Zuckerberg mengatakan Facebook akan memberi tahu pengguna yang datanya termasuk dalam data yang diduga diterima oleh Cambridge Analytica.

Jaringan media sosial terbesar di dunia itu sedang menghadapi upaya penyelidikan dari otoritas AS dan juga Eropa.

Wylie tampaknya diminta berpartisipasi dalam upaya itu.

"Menerima undangan untuk bersaksi di hadapan Komite Intelijen AS, Komite Yudisial AS, dan Komite Digital Parlemen Inggris. Ini waktunya bagi institusi demokratis kita mengambil alih kendali @HouseJudDems @AdamSchiffCA @CommonsCMS 2DamianCollins," cuitnya.
Apa Kabar Whistleblower Skandal Data FB, Christopher Wylie?Foto: Twitter


(wed)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading