RI Akan Impor LPG dari Aljazair

News - Rivi Satrianegara, CNBC Indonesia
13 March 2018 16:25
RI Akan Impor LPG dari Aljazair
Jakarta, CNBC Indonesia- Pemerintah berencana melakukan impor LPG dari Aljazair, tepatnya dari perusahaan migas nasional Sonatrach yang ada di negara itu.

Rencana itu diambil setelah Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar melakukan kunjungan ke negara tersebut. Rencana itu akan dilanjutkan secara business to business oleh PT Pertamina (Persero) dengan Sonatrach.

"Pemerintah membantu sebisa mungkin, sehingga hubungan Sonatrach dan Pertamina bisa berjalan sesuai harapan," kata Arcandra di Kantor Kementerian ESDM, Selasa (13/3/2018).




Arcandra berharap, dengan penjajakan langsung antara Indonesia dengan Algeria tersebut, harga LPG yang diimpor bisa lebih murah. Hal itu telah dia sampaikan langsung kepada pihak Kementerian Energi Algeria.

"Saya berharap dengan bantuan G to G (goverment to goverment), kita bisa mendapat harga yang lebih murah. Sedang dijajaki," kata Arcandra.

Dia tidak menyebut berapa harga pasti yang diharapakan bisa diteken dalam perjanjian itu. Namun setidaknya, Arcandra ingin harga bisa di bawah harga impor LPG dari CP Aramco sebagai standar harga LPG.

Terkait besaran volume impor, belum dipastikan oleh Arcandra. Namun dia sebut saat ini kebutuhan LPG nasional hingga akhir tahun mencapai 6,4 juta metrik ton per tahun. "Yang impor 2/3 dari total kebutuhan, berapa persen dari Aljazair nanti sedang dijajaki oleh tim dari Pertamina," sebut dia.

Sonatrach sendiri, disampikan Arcandra, memiliki total produksi LPG sekitar 10 juta metrik ton per tahun. (gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading