Internasional

Tim Olimpiade Korea Diusulkan Jadi Penerima Nobel Perdamaian

News - Prima Wirayani, CNBC Indonesia
12 February 2018 06:07
Anggota senior IOC dari Amerika Serikat (AS) Angela Ruggiero mengusulkan tim Korea menerima Nobel Perdamaian
Pyeongchang, CNBC Indonesia - Anggota senior Komite Olimpiade Internasional (International Olympic Committee/ IOC) dari Amerika Serikat (AS) Angela Ruggiero mengusulkan agar tim olahraga hoki es gabungan Korea Utara dan Selatan dinominasikan sebagai penerima gelar Nobel Perdamaian.

Ruggiero, yang pernah empat kali meraih juara dunia hoki es dan juga memenangkan medali emas Olimpiade, mengatakan kepada Reuters hari Minggu (11/2/2018) ia ingin menominasikan tim yang berisi 12 pemain dari Korea Utara yang secara teknis masih berperang dengan Korea Selatan itu.

Ajang kompetisi olahraga Olimpiade Musim Dingin yang sedang berlangsung di Pyeongchang, Korea Selatan ini, adalah kali pertama bagi tim gabungan kedua negara untuk ikut berkompetisi.


“Saya akan senang bila tim tersebut meraih Nobel Perdamaian,” kata Ruggiero sehari setelah tim Korea berkompetisi di Olimpiade Pyeongchang, dilansir dari Reuters.

Penghargaan itu perlu diberikan untuk menghargai upaya yang telah dilakukan tim tersebut agar bisa bertanding di ajang kompetisi olahraga dunia itu, tambah Ruggiero.


Tim Korea bertanding untuk kali pertama hari Sabtu lalu dan kalah dari Swiss. Namun, dukungan dan yel-yel dari suporter Korea Utara dan Selatan menguasai jalannya pertandingan.

Secara teknis, kedua negara masih berperang setelah perang tahun 1950-1953 berakhir dengan gencatan senjata dan bukan dengan perjanjian perdamaian. Namun, Korea Selatan terlihat ingin memperbaiki lagi hubungan dengan negara tetangganya itu.

Bulan lalu, Korea Utara sepakat mengirimkan 22 atlet dan 230 orang suporter untuk menghadiri Olimpiade Musim Dingin di Pyeongchang.

Korea Utara saat ini masih terkena sanksi dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan AS sebagai upaya untuk menekan upaya pengembangan senjata nuklir yang dilakukan negara itu.
Artikel Selanjutnya

Korea Utara Tolak Bicarakan Program Senjata Nuklir


(prm)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading