Kenali Cara Ampuh Biar Pengajuan KPR Tidak Ditolak Bank

My Money - Lalu Rahadian, CNBC Indonesia
09 February 2022 18:15
Ilustrasi Rumah Dijual di Kawasan Pondok Indah (Versi Blur)

Jakarta, CNBC Indonesia - Banyak orang takut mengajukan kredit pemilikan rumah atau KPR bukan hanya karena tidak mengerti caranya, tapi juga akibat enggan ditolak permintaannya oleh bank. Jangan salah, sebagai pihak pemberi KPR, bank tidak melulu mengabulkan permintaan kredit rumah yang diajukan calon pembeli properti. 

Permintaan KPR sama halnya dengan pengajuan pinjaman untuk keperluan lain. Ada potensi pihak pemberi pinjaman atau kreditur menolak permintaan kita.

Sebagai contoh, pasti kita pernah, kan, menolak atau ditolak teman saat dimintai pinjaman/meminjam uang. Alasan yang kita berikan atau dapat saat menolak/ditolak itu pasti beragam. Bisa jadi karena kita tak punya uang untuk membantu teman kita, takut pinjaman tidak dikembalikan, sampai karena faktor-faktor subjektif yang mempengaruhi pilihan tersebut.


Dalam konteks KPR, pengajuan pinjaman ke bank sangat mungkin ditolak jika tidak memenuhi syarat-syarat yang ditentukan. Akan tetapi, berbeda ketika kita hendak meminjam uang ke individu atau lembaga nonformal, penolakan yang dilakukan bank tentu terukur dan jelas alasannya.

Lantas, apa saja faktor yang bisa membuat pengajuan KPR ditolak bank?

1. Status Properti

Mengutip laman resmi PT Intiland Development Tbk (DILD), salah satu faktor yang bisa membuat KPR ditolak bank adalah status bakal hunian yang dituju. Status rumah yang tidak jelas kepemilikannya bisa membuat bank berpikir dua kali untuk mencairkan pengajuan KPR untuk properti terkait.

Biasanya, status kepemilikan yang tidak jelas ini kerap ditemui apabila kita hendak membeli rumah bekas atau second. Apabila rumah bekas yang mau kita beli masih ganda status kepemilikannya, atau belum berstatus hak milik pribadi, sangat besar kemungkinan pengajuan KPR akan ditolak bank. 

2. Kelengkapan Dokumen

Persyaratan KPR memang sangat banyak dan membutuhkan waktu untuk dikumpulkan. Akan tetapi, hal itu harus dilakukan jika kita ingin pengajuan KPR lancar.

Sumber yang sama mengatakan, bank kerap memperhatikan seksama seluruh dokumen yang dibutuhkan apabila seseorang hendak mengajukan KPR. Apabila dokumen persyaratan tidak dipenuhi, maka jangan harap pengajuan KPR bisa dikabulkan.

Dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk mengajukan KPR ada beragam, di antaranya bukti kepemilikan (SHM, SHGB, SHP), Akta Jual Beli (AJB), Sertifikat IMB, Surat PBB, dan Bukti Pembayaran Tagihan. 

3. Kualitas Kredit

Syarat dan status properti sudah jelas, lantas kenapa permintaan KPR tetap ditolak? Bisa jadi karena kualitas kredit kita selaku calon peminjam atau debitur dinilai jelek. Kualitas kredit adalah tolak ukur yang menunjukkan kecakapan debitur dan rekam jejak transaksinya melalui lembaga keuangan formal.

Calon pembeli rumah bisa jadi tidak mendapat KPR jika kualitas kreditnya dinilai buruk. Penyebab baik-buruknya kualitas kredit seseorang berbeda-beda. Bisa jadi karena orang terkait sudah memiliki banyak pinjaman, pernah menunggak pembayaran kredit di bank atau lembaga keuangan formal, dan lain-lain.

Kualitas kredit bisa dicek secara mandiri melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan(SLIK) besutan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pengajuan SLIK kini bisa dilakukan secara mudah melalui laman konsumen.ojk.go.id/MinisiteDPLK.

4. Kemampuan Debitur

Penolakan KPR masih bisa dilakukan bank meski calon debitur sudah memenuhi tiga hal di atas. Penyebabnya, besar kemungkinan akibat bank menilai kemampuan bayar kita selaku calon peminjam kurang.

Menurut Intiland, beberapa bank menetapkan standar nilai cicilan sebesar30%- 40% dari pendapatan per bulan. Selain itu, jenis pendapatan calon debitur juga akan menjadi pertimbangan.

Sebagai contoh, jika calon debitur memiliki gaji per bulan Rp5 juta, maka nilai cicilan wajar yang bisa ditanggung berdasarkan perhitungan bank adalah Rp1,5 juta - Rp2 juta per bulan. Itu artinya, jika debitur terkait mengajukan KPR dengan nilai cicilan di atas Rp2 juta per bulan, maka permohonan kredit kemungkinan ditolak. 

5. Reputasi Pengembang

Bank bisa jadi menolak pengajuan KPR bukan karena kesalahan kita, melainkan faktor eksternal seperti reputasi pengembang. Tidak sedikit pengembang yang masuk daftar hitam (blacklist) bank. Jika kita membeli rumah di pengembang terkait, besar kemungkinan pengajuan KPR akan ditolak meski seluruh syarat dan perhitungan sudah sesuai ketentuan.

Selain 5 faktor di atas, ada juga hal lain yang membuat permohonan KPR ditolak bank.Associate Director Coldwell Banker Commercial Dani Indra Bhatara pernah mengatakan, salah satu pertimbangan bank sebelum memberikan KPR adalah faktor usia. Pengajuan KPR bisa ditolak jika calon debitur usianya terlalu tua atau terlampau muda.

"Ada batasan usia, sehingga agak sulit untuk kelas yang terlalu muda untuk mendapat rumah karena ada batasan pendanaan. Rata-rata minimal batas usia dapat kapasitas KPR 21 tahun, jadi ada batasan. Di bawah itu kemungkinan ditolak dan minimal kerja satu tahun,"kata Dani dalam Investime CNBC Indonesiadikutip Senin (7/2/2022).

Pada kesempatan terpisah, GM Divisi Manajemen Produk Konsumer PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) Teddy Wishadi sempat menyarankan agar calon pembeli rumah dengan metode KPR mencari properti yang nilai cicilannya maksimal 50% dari penghasilan per bulan. Selain itu, Teddy menyarankan pemburu rumah memilih daerah berprospek bagus, memenuhi semua syarat dan legalitas calon hunian, serta berhati-hati menggunakan kartu kredit jika mau mengajukan KPR.

Dia menyebut, ada sistem informasi Bank Indonesia (BI) yang bisa diakses oleh perbankan. Data inimenjadi acuan bank untuk melihat kesehatan kredit setiap nasabah.

"Adakah tunggakan di bank lain? Bank juga bisa peroleh informasi, berapa besar kredit yang sudah dimiliki orang tersebut, ada pinjaman lain tidak," kataTeddy kepada CNBC Indonesia beberapa waktu lalu.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Mau KPR? Ini Daftar Suku Bunga Perbankan!


(bul/bul)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading