Danantara Mau Rilis Patriot Bond, Ekonom Ingatkan Hal Penting Ini

Zahwa Madjid, CNBC Indonesia
29 August 2025 10:15
Danantara Indonesia. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Foto: Danantara Indonesia. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) akan mengeluarkan surat utang Patriot Bond. Nantinya, surat utang atau obligasi khusus ini akan menyasar pembeli dari kalangan konglomerat di Indonesia.

Kepala Departemen Makroekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Muhammad Rizal Taufikurrahman menilai terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh Danantara. Salah satunya kepercayaan pasar akan surat utang tersebut.

Di tengah gejolak yang tidak menentu dan pasar yang semakin kompetitif, Danantara perlu memastikan kepercayaan pasar akan Patriot Bond berkelanjutan.

"Karena kalau misalnya Danantara, sustainability dari marketnya itu tidak teruji Kemudian juga bisa berpengaruh kepada produktivitas di Danantara itu sendiri. Karena bicara bond itu kan trust, trust dari market," ujar Rizal kepada CNBC Indonesia, Kamis (28/8/2025).

Selain itu, Rizal menilai Danantara juga perlu memperkuat sektor riil untuk mendorong keberlanjutan Patriot Bond.

Menurutnya, Danantara yang memiliki peran sebagai agen pembangunan harus fokus pada penciptaan nilai tambah sektor ekonomi. Salah satunya, pada sektor riil.

Jika sektor riil tumbuh kuat dan produktif, maka instrumen keuangan seperti Patriot Bond akan lebih stabil dan bernilai karena didukung oleh fondasi ekonomi yang sehat.

"Menurut saya bond ini kuat kalau sektor realnya juga kuat Jadi kenapa SWF ini tidak dialokasikan pada sektor-sektor yang bisa menciptakan sektor riil yang kuat yang produktivitasnya lebih baik, terutama BUMN yang masuk di Danantara. Karena kan produk bisnisnya Danantara itu kan seyogianya Karena dia agen pembangunan di sektor ekonomi,"ujarnya.

Sebelumnya Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) akan mengeluarkan surat utang Patriot Bond. Chief Investment Officer Danantara Pandu Sjahrir mengatakan Patriot Bond merupakan instrumen pembiayaan strategis yang lazim digunakan di berbagai negara, seperti Jepang dan Amerika Serikat, untuk memperkuat kemandirian pembiayaan nasional.

Pandu menyebut, prinsip dasar Patriot Bond adalah partisipasi sukarela dan tanggung jawab bersama.

Skema ini membuka ruang bagi kelompok usaha nasional untuk berkontribusi pada agenda pembangunan lintas generasi, sekaligus memastikan keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat," jelasnya dalam keterangan tertulis, Selasa (26/8/2025).

Melalui Patriot Bond, kata Pandu, negara memperoleh sumber pendanaan jangka menengah-panjang yang stabil. Pelaku usaha, di sisi lain, memiliki akses pada instrumen investasi yang aman dan bermanfaat bagi perekonomian nasional


(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Wamenkeu: Kangaroo Bond Simbol Penguatan Hubungan RI-Australia

Tags

Related Articles
Recommendation
Most Popular