Makin Panas! Ini Babak Baru Antam Vs Budi Said

Market - Teti Purwanti, CNBC Indonesia
06 September 2022 07:45
Said Budi beli emas antam 7 ton Foto: Detik.com

Jakarta, CNBC Indonesia - Babak baru Antam dan Budi Said akan segera dimulai. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) bakal mengambil langkah hukum biasa hingga luar biasa terkait kasus pengiriman emas batangan. Upaya ini terungkap dalam laporan keuangan ANTM semester I-2022.

Dalam laporan tersebut diungkapkan, sejak 2020, ANTM menjadi tergugat dalam sejumlah kasus hukum terkait transaksi penjualan emas batangan. Kasus-kasus tersebut sebagian besar terkait dengan klaim bahwa ANTM belum menyerahkan emas batangan yang telah disepakati kepada penggugat selaku pembeli dengan klaim kerugian materiil dan immateriil dengan total kurang lebih Rp1,5 triliun pada saat kasus hukum diajukan. Kemudian, pada 2022, ANTM telah mendapatkan informasi putusan atas beberapa kasus hukum tersebut.

"Untuk putusan yang tidak menguntungkan bagi Perusahaan maupun kasus hukum yang masih berjalan, manajemen meyakini bahwa klaim-klaim tersebut tidak berdasar dan akan terus melakukan upaya hukum, baik upaya hukum biasa maupun upaya hukum luar biasa, dalam rangka membela posisi perusahaan," seperti dikutip dari laporan keuangan Antam.

Seperti diketahui, crazy rich asal Surabaya Budi Said memenangkan tuntutan kepada PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) belum lama ini. Buntut dari perkara ini, Antam diharuskan menyerahkan 1,1 ton emas kepada Budi Said.

Selain itu, ANTM juga harus membayar sejumlah Rp 92,09 miliar kepada Budi Said. Hal ini tertuang dalam isi putusan majelis hakim MA dalam laman Mahkamah Agung RI pada 23 Agustus 2022.

Putusan tersebut tercantum dalam sidang perkara kasus dengan nomor register 1666 k/pdt/2022. Amar putusan dalam perkara ini dapat dilaksanakan terlebih dahulu meskipun ada upaya banding, kasasi, dan peninjauan kembali.

Putusan ini menguatkan putusan PN Surabaya yang menghebohkan publik pada awal tahun 2021. kala itu, PN Surabaya menghukum PT Antam selaku tergugat untuk mengganti kerugian tergugat.

Jika menyinggung kinerja keuangan, laba bersih PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencatat kenaikan laba bersih 31% secara tahunan jadi Rp 1,52 triliun pada semester pertama tahun ini. Meski naik, namun perfoma ini masih di bawah konsensus analis.

Laba semesteran ANTM rupanya dibatasi oleh laba kuartalan. Kuartal II-2022, laba bersih ANTM tercatat hanya Rp 61 miliar. Nilai ini anjlok 88,65% secara tahunan, bahkan 95,9% secara kuartalan.

Terbatasnya perolehan laba tersebut lantaran ANTM mencatat beban provisi senilai Rp 952,45 miliar. Beban ini masuk dalam beban usaha di laporan keuangan semester satu tahun ini. Padahal, pos keuangan ini masih nihil di semester pertama tahun lalu.

Beban tersebut setara sekitar 45% dari total beban usaha senilai Rp 2,09 triliun. Beban usaha ini sendiri naik 78% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, Rp 1,18 triliun

Artikel Selanjutnya

Digugat Rp 11 T, Blue Bird: Isu Lama, Lebih Baik Fokus Kerja


(RCI/dhf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading