Hartanya Sulit Dilacak, Putin Konon Orang Terkaya di Dunia!

Market - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
19 August 2022 07:40
Russian President Vladimir Putin gestures speaking during a joint news conference with German Chancellor Olaf Scholz following their talks in the Kremlin in Moscow, Russia, Tuesday, Feb. 15, 2022. Putin says Moscow is ready for security talks with the U.S. and NATO, as the Russian military announced a partial troop withdrawal from drills near Ukraine — new signs that may suggest a Russian invasion of its neighbor isn't imminent despite snowballing Western fears. (Sergey Guneev, Sputnik, Kremlin Pool Photo via AP) Foto: AP/Sergey Guneev

Jakarta, CNBC Indonesia - Elon Musk merupakan orang terkaya di dunia saat ini. Melansir Forbes, nilai kekayaan pendiri Tesla ini sebesar US$ 270 miliar atau nyaris Rp 4.000 triliun (kurs Rp 14.800/US$).

Namun, ada kemungkinan Musk bukanlah orang terkaya di dunia, sebab satu tokoh yang konon lebih tajir lagi tetapi kekayaannya sangat sulit dilacak. Orang tersebut adalah Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Pada 2017 lalu, banyak analis berusaha mengestimasikan kekayaan Putin. Hasilnya, Putin disebut memiliki kekayaan sebesar US$ 200 miliar. Itu di tahun 2017, saat kekayaan Elon Musk "hanya" US$ 20 miliar.


Pendiri Microsoft, Bill Gates masih menjadi orang terkaya di dunia pada 2017 lalu disusul Jeff Bezos, pendiri Amazon. Saat itu kekayaan Gates mencapai US$ 90 miliar dan Besos sebesar US$ 85 miliar.

Artinya, kekayaan Putin dua kali lipat ketimbang Gates saat itu. Bahkan jika kekayaan Gates dan Bezos digabungkan, Putin masih lebih kaya.

Bill Browder, mantan CEO Herimtage Capital Management menjadi salah satu yang mengestimasi kekayaan Putin mencapai US$ 200 miliar.

"Saya mengestimasi (Putin) memiliki kekayaan sebesar US$ 200 miliar yang didapat dari sesuatu yang tidak sah," kata Browder dalam testimonisnya di hadapan Komite Kehakiman Senat Amerika Serikat pada Juli 2017, sebagaimana dilansir CNBC International.

Browder mendirikan dan memimpin Hermitage Capital Management dari 1996 hingga 2005, dan merupakan perusahaan penasihat investasi di Rusia. Hermitage Capital Management juga berinvestasi di pasar saham Rusia senilai US$ 4 miliar, tetapi pada 2005 Browder dicap sebagai "ancaman keamanan nasional" dan dilarang datang ke Rusia.

Pemerintah Rusia kemudian menyita data Hermitage Capital Management.

Browder kemudian menyewa pengacara asal Rusia untuk menyelidiki penyitaan perusahaannya, Sergei Magnitsky, disiksa dan dibunuh di penjara pada 2009. Sejak saat itu, Browder menjadi advokat melawan korupsi di Rusia. Oleh karena itu, ia dimintai keterangan oleh Senat AS, untuk menyelidiki adanya keterlibatan Rusia dalam pemilihan presiden Amerika Serikat pada 2016.

Meski demikian, berapa sebenarnya harta yang dimiliki Putin sulit dilacak. Forbes pada Januari lalu mengatakan berapa kekayaan Putin adalah misteri yang dihadapi selama 20 tahun. Forbes mengatakan mencari tahu kekayaan bersih Putin merupakan teka-teki yang paling sulit dipahami dalam penelurusan kekayaan. Bahkan, lebih sulit ketimbang penelusuran kekayaan ahli waris, kepala negara hingga raja narkoba.

TIM RISET CNBC INDONESIA 


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Rubel Rusia Jeblok Lagi! Strategi Perang Ekonomi Putin?


(pap/pap)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading