Breaking News: Harga Minyak Anjlok ke Bawah US$ 100/Barel

Market - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
07 July 2022 07:13
Pom bensin Shell Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (1/7/2022). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto) Foto: Pom bensin Shell Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (1/7/2022). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga minyak dunia anjlok. Bahkan ada yang sampai ke bawah US$ 100/barel.

Pada Kamis (7/7/2022) pukul 06:59 WIB, harga minyak jenis brent berada di US$ 100,15/barel. Ambles 2,55% dibandingkan posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya.

Sementara yang jenis light sweet atau West Texas Intermediate harganya US$ 98,21/barel. Berkurang 1,38%.


Kekhawatiran akan resesi masih menjadi beban bagi laju si emas hitam. Resesi yang akan membuat aktivitas ekonomi merosot, sehingga menurunkan permintaan energi.

"Outlook perekonomian global telah melemah. Kondisi pasar keuangan mengetat signifikan," tegas Andrew Bailey, Gubernur Bank Sentral Inggris (BoE), seperti dikutip dari Reuters.

Kristalina Georgieva, Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF), menyebut prospek perekonomian dunia saat ini gelap gulita. Dirinya pun tidak menampik risiko bakal terjadi resesi tahun depan.

"Sejak proyeksi kami dirilis pada April, situasi menjadi sangat memburuk. Kita berada di perairan yang sangat ganas," tegasnya dalam wawancara dengan Reuters.

Ketika ditanya apakah ada kemungkinan resesi, Georgieva menjawab "risikonya meningkat, kami tidak bisa mengesampingkan itu," katanya.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Resesi, Resesi, Resesi! Harga Minyak Jadi Susah Gerak


(aji/aji)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading