Dow Futures Kompak Bangkit, Sinyal Baik Buat Wall Street?

Market - Annisa Aflaha, CNBC Indonesia
23 May 2022 18:40
Traders work on the floor at the New York Stock Exchange (NYSE) at the end of the day's trading in Manhattan, New York, U.S., August 27, 2018. REUTERS/Andrew Kelly

Jakarta, CNBC Indonesia - Kontrak berjangka (futures) indeks bursa Amerika Serikat (AS) kompak bergerak menguat pada perdagangan Senin (23/5/2022), di mana pasar mencoba pulih dari penurunannya karena aksi jual yang tak henti dan mencengkeram Wall Street.

Kontrak futures indeks Dow Jones melesat 201 poin atau 0,6%. Hal serupa terjadi pada indeks S&P 500 dan Nasdaq melonjak yang masing-masing sebesar 0,8%.


Saham VMWare naik tajam lebih dari 20% setelah Bloomberg dan Reuters melaporkan bahwa Broadcom sedang dalam pembicaraan untuk mengakuisisi perusahaannya. Saham Boardcom anjlok 4,3%.

Sentimen pasar mendapat dorongan setelah Presiden AS Joe Biden mengatakan bahwa dia sedang menimbang mengurangi tarif pada beberapa barang impor dari China.

"Saya sedang menimbang. Kami tidak mengenakan tarif tersebut. Tarif tersebut ditentukan oleh pejabat terakhir dan mereka sedang dipertimbangkan," tambah Biden dikutip dari CNBC International.

Indeks S&P 500 saat ini berada 19% dari rekor tertingginya sementara indeks Dow Jones anjlok 15,4%. Nasdaq sudah berada di bear market, karena berada 30% dari rekor tertingginya.

Pekan lalu, indeks Dow Jones memasuki penurunan selama delapan pekan beruntun sejak 1923. Sementara indeks S&P 500 mengalami penurunan selama tujuh pekan beruntun untuk pertama kali sejak 2001.

Nasdaq berada di penurunannya selama tujuh pekan beruntun sejak Maret 2001. Indeks yang berbasis teknologi tersebut telah menyentuh level terendah secara harian sejak November 2020 pada Jumat (20/5).

"Investor sedang mencoba memahami apa yang sebenarnya terjadi dan selalu mencoba untuk menerka hasilnya. Investor dan pasar tidak menyukai ketidakpastian dan saat ini akan menjadi waktu di mana tidak ada indikasi yang jelas mengenai apa yang akan terjadi dengan tarikan antara inflasi dan ekonomi," tutur Pemilik Aviva Investors Susan Schmidt Aviva Investors yang dikutip dari CNBC International.

Investor masih menunggu musim rilis kinerja keuangan gelombang terbaru yang akan dirilis oleh Zoom Videos yang dijadwalkan akan merilis neraca keuangannya hari ini. Disusul oleh Costco, Nvidia, Dollar General, Nordstrom dan Macy's.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Dow Futures Menguat Tipis Jelang Rilis Kinerja Emiten AS


(aaf/vap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading