Peran Besar Bagi Ekonomi, BNI: Harus Ada Pemetaan Diaspora

Market - Eqqi Syahputra, CNBC Indonesia
27 April 2022 14:10
Muhammad Iqbal Direktur UMKM BNI (Tangkapan layar CNBC TV)

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Bisnis UMKM PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) Muhammad Iqbal mengungkapkan perlunya pemetaan jumlah diaspora dan potensinya terhadap perekonomian Indonesia. Menurutnya, hingga saat ini belum ada data pasti berapa jumlah diaspora di seluruh dunia, beberapa riset menyebutkan 8-15 juta orang.

"Ini sangat bagus potensinya untuk ekonomi Indonesia, misalnya remitansi yang bisa dikirim. Kemudian kekuatan diplomasi dari para diaspora yang berkarya di mancanegara," kata Iqbal dalam Webinar BNI Global Diaspora Week bersama CNBC Indonesia, Rabu (27/4/2022).

Dengan melakukan pemetaan maka bisa dilakukan profiling dan menghadirkan program yang lebih tepat dan sesuai target tipe diaspora. Saat ini BNI melayani di enam negara, dengan potensi pasar 600 ribu orang.


BNI juga melengkapi ekosistem bagi diaspora yakni BNI XPora yang mendukung UMKM untuk menembus pasar ekspor. Kemudian bagi pekerja migran Indonesia, BNI pun melakukan kerja sama dengan ketenagakerjaan agar bisa terjangkau.

"Diaspora kan macam-macam sehingga kebutuhan perbankan berbeda, kami kerja sama dengan berbagai lembaga, untuk pelajar juga ada," kata dia.

"Harus membedah diaspora atas segmen masing-masing. Data WNI tadi ada 4,7-5 juta diaspora dan 70% masih didominasi PMI Kalau dillihat yang mereka butuhkan adalah remitansi, khususnya Malaysia hingga Timur Tengah."


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Live Now! Kupas Tuntas Jurus UMKM Tembus Pasar Global


(rah/rah)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading