Duh! Minat Investor Lelang SBSN Turun

Market - Chandra Dwi, CNBC Indonesia
25 January 2022 19:22
Konferensi Pers APBN KITA Edisi 21 Desember 2021. (Tangkapan layar toutube Kemenkeu)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah melalui Direktorat Jendral Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan kembali melakukan lelang surat berharga syariah negara (SBSN) atau Sukuk Negara pada Selasa (25/1/2022) hari ini.

Surat berharga yang dilelang kali ini meliputi seri SPN-S12072022 (reopening), PBS031 (reopening), PBS032 (reopening), PBS030 (reopening), PBS029 (reopening) dan PBS033 (reopening) melalui sistem lelang Bank Indonesia.

Nilai nominal SBSN yang dimenangkan pemerintah dalam lelang hari ini sebesar Rp 11 triliun, atau sesuai dengan target indikatif yang ditetapkan pemerintah sebelumnya.


Dalam proses lelang tersebut, incoming bids yang masuk mengalami penurunan menjadi Rp 38,3 triliun. Padahal lelang sebelumnya yang digelar pada tanggal 11 Januari 2022 lalu, incoming bids-nya terbilang cukup tinggi, yakni mencapai Rp 55,3 triliun.

Hasil Lelang SBSN 25 Januari 2022Sumber: DJPPR Kementerian Keuangan RI
Hasil Lelang SBSN 25 Januari 2022

Meski total incoming bids cenderung menurun, tetapi SBSN dengan seri SPN-S 12072022 bertenor 6 bulan kembali menjadi seri yang paling besar incoming bid-nya dibandingkan dengan seri-seri lainnya, dengan proporsi sekitar 34% dari total incoming bids pada lelang hari ini.

Sementara dari seri yang paling banyak dimenangkan, SBSN dengan seri PBS032 berjatuh tempo 5 tahun kembali menjadi SBSN yang paling banyak dimenangkan pada lelang kali ini, yakni mencapai Rp 4,2 triliun.

Antusiasme investor pada lelang SBSN cenderung menurun dibandingkan dengan lelang SBSN perdana di tahun 2022 yang digelar pada 11 Januari lalu.

Turunnya minat investor di SBSN terjadi karena imbal hasil (yield) yang ditawarkan masih lebih rendah dari yield yang ditawarkan di Surat Utang Negara (SUN), meski yield lelang SBSN hari ini lebih besar dari lelang sebelumnya.

Selain itu, potensi membaiknya perekonomian global dan pengetatan kebijakan moneter bank sentral di beberapa negara maju juga turut mempengaruhi sikap investor di pasar SBN.

Oleh karena itu, dengan mempertimbangkan rencana kebutuhan pembiayaan tahun 2022, masih wajarnya yield di pasar sekunder, dan target yang dimenangkan oleh pemerintah masih sesuai target, maka pemerintah memutuskan untuk tetap menerima hasil lelang SBSN hari ini.

Adapun hasil lelang pada hari ini adalah sebagai berikut

Hasil Lelang SBSN 25 Januari 2022Sumber: DJPPR Kementerian Keuangan RI
Hasil Lelang SBSN 25 Januari 2022

[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Digempur 'Badai' Evergrande, Minat Lelang SBSN Cuma Rp 45 T


(chd)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading