Utang RI Tembus Rp 6.908 T Hingga Akhir 2021

News - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
19 January 2022 08:07
Infografis: Utang LN Nyaris Rp 6.200 T, Apa Benar RI Terancam Bangkrut?

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Keuangan mencatat total utang pemerintah hingga akhir tahun lalu sebesar Rp 6.908,87 triliun. Dengan rasio utang 41% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) RI.

Dibandingkan Desember 2020 yang tercatat Rp 6.074,56 triliun, utang ini naik Rp 834,31 triliun. Sedangkan dibandingkan November 2021 yang tercatat Rp 6.713,24 triliun utang ini bertambah Rp 195,63 triliun.


Penambahan utang cukup besar memang sudah terjadi sejak tahun lalu yang dikarenakan adanya pandemi Covid-19. Membuat penerimaan negara turun tajam sehingga pemerintah membutuhkan utang untuk penanganan pandemi.

Secara rinci, utang ini tentu saja didominasi oleh Surat Berharga Negara (SBN) dengan porsi 88,15% dan utang melalui pinjaman sebesar 11,85% dari total utang yang dimiliki Indonesia.

Utang dari SBN tercatat Rp 6.090,31 triliun yang terdiri dari SBN domestik Rp 4.822,87 triliun dan utang valuta asing Rp 1.267,44 triliun. Utang SBN domestik dan valas terdiri dari SBN dan SBSN.

Kemudian, utang dari pinjaman tercatat hanya Rp 818,56 triliun. Porsi utang pinjaman ini jauh berkurang dibandingkan sebelumnya.

Utang pinjaman terdiri dari pinjaman dalam negeri Rp 13,25 triliun dan pinjaman luar negeri Rp 805,31 triliun. Pinjaman luar negeri terdiri dari bilateral Rp 296,14 triliun, multilateral Rp 466,83 triliun dan commercial banks Rp 42,34 triliun.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Utang RI Masih Menanjak, Agustus 2021 Tembus Rp 6.625 T


(mij/mij)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading